Iran Sebut AS Bakal Kembali Lakukan Kebohongan Untuk Justifikasi Lanjutkan Perang

kompas.tv
11 jam lalu
Cover Berita
Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmail Baghaei menyampaikan pernyataan mengenai belum adanya keputusan Iran terkait negosiasi kedua dengan AS, di Teheran, Iran, Senin (20/4/2026). (Sumber: AP)

TEHERAN, KOMPAS.TV - Iran menyebut Amerika Serikat (AS) bakal kembali lakukan kebohongan untuk menjustifikasi kembali berlanjutnya perang.

Hal itu diungkapkan Juru Bicara Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Iran, Esmaeil Baghaei.

Menurut Baghaei, AS akan melakukan kebohongan untuk membenarkan provokasi perang ke Iran dengan klaim untuk menjaga perdamaian dan stabilitas di pasar energi global.

Baca Juga: Diperingatkan Trump, Taiwan Malah Tegaskan Kedaulatan dan Kemedekaannya

“Kebohongan besar selanjutnya yang dilancarkan untuk membenarkan ‘perang pilihan’ ilegal mereka adalah klaim bahwa mereka ‘menjaga perdamaian dan stabilitas di pasar energi global’,” katanya dikutip dari IRNA, Minggu (17/5/2026).

Baghaei menegaskan, agresi AS-Israel ke Iran yang harus disalahkan Iran atas ketidakstabilan di pasar energi di seluruh AS.

“Namun kenyataannya, justru provokasi perang yang sembrono dari rezim AS dan Israel-lah yang menghancurkan proses diplomatik yang menjanjikan,” ucapnya.

“Dan, melalui agresi militer tanpa provokasi terhadap Iran, dengan sengaja menyuntikkan rasa tidak aman ke jalur energi vital, hanya untuk kemudian menuduh Iran melakukan destabilisasi, guna mempraktikkan pepatah terkenal Goebbels, ‘Tuduh orang lain melakukan apa yang Anda sendiri lakukan’,” tambah Baghei.

Jubir Kemlu Iran itu merujuk pada salah satu petinggi Partai Nazi dan oranhg kepercayaan Adolf Hitler, Joseph Goebbels.

Pernyataan Baghaei tersebut menyusul pernyataan Presiden AS Donald Trump  yang mengancam akan kembali melakukan aksi militer terhadap Iran atas pembatasan navigasi di Selat Hormuz, yang disebut telah menyebabkan harga energi global melonjak.

Penulis : Haryo Jati Editor : Gading-Persada

1
2
Show All

Sumber : IRNA

Tag
  • iran
  • kemlu iran
  • amerika serikat
  • donald trump
  • kebohongan
  • justifikasi lanjutkan perang
Selengkapnya


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
MA Akhiri Perkara Kasus UU ITE yang Jerat Hendra Lie, Pakar Hukum: Patut Jadi Evaluasi Peradilan
• 10 jam lalujpnn.com
thumb
Bupati Arief Sidak Pasar Pon Jelang Idul Adha
• 11 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Armuzna Semakin Dekat, Pemerintah Fokuskan Layanan Haji di Makkah
• 17 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Teken MoU Rp7 Triliun, Indonesia-Belarus Bangun Poros Dagang Baru Mulai dari Sawit hingga Pupuk
• 19 jam lalutvonenews.com
thumb
Media Inggris Heran Lihat Perubahan Timnas Indonesia, Grup Neraka Piala Asia 2027 Jadi Sorotan
• 10 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.