Pesantren Didorong Jadi Benteng Moral di Tengah Tantangan Era Digital

metrotvnews.com
12 jam lalu
Cover Berita

Jakarta: Fenomena bullying, kecanduan gadget, hingga maraknya judi online di kalangan remaja menjadi perhatian serius dalam kegiatan Pendidikan Menengah Kepemimpinan Nahdlatul Ulama (PMKNU) yang di Cirebon, Jawa Barat. Forum kaderisasi tersebut tidak hanya membahas kepemimpinan, tetapi juga menyoroti tantangan sosial yang kini dihadapi generasi muda di era digital.

Dalam kegiatan itu, Gus Miftah mengajak seluruh pesantren untuk menjadi ruang yang aman dan nyaman bagi para santri. Menurutnya pesantren memiliki peran penting sebagai benteng moral sekaligus tempat tumbuhnya karakter generasi muda di tengah derasnya pengaruh teknologi dan media digital.

"Pesantren harus menjadi tempat yang aman dari bullying, kekerasan verbal, hingga kecanduan gadget yang mulai merusak pola pikir anak-anak muda," kata Gus Miftah dalam forum kaderisasi tersebut dikutip, Minggu, 17, Mei 2026.

Baca Juga :

Kemenag: Spirit Kiai Wahab Hasbullah Bisa Jadi Teladan dalam Memperkuat Pesantren
 
Kegiatan PMKNU di Cirebon turut dihadiri sejumlah kader dan tokoh Nahdlatul Ulama. Selain menjadi ruang penguatan kepemimpinan, forum tersebut juga menjadi wadah diskusi terkait persoalan pendidikan dan kesehatan mental remaja yang semakin kompleks.

Menurut Gus Miftah, perkembangan teknologi membawa dampak besar terhadap pola hidup dan cara berpikir generasi muda. Karena itu, dibutuhkan pendekatan pendidikan yang lebih humanis agar para pelajar dan santri tetap tumbuh dengan lingkungan yang sehat, suportif, dan penuh kepedulian.

Ia menilai komunikasi yang baik antara pengajar dan santri menjadi salah satu kunci dalam membangun lingkungan pendidikan yang aman. Pengawasan penggunaan teknologi juga dinilai penting agar para remaja tidak mudah terpapar konten negatif maupun praktik judi online yang kini semakin mudah diakses.


Gus Miftah saat Pendidikan Menengah Kepemimpinan Nahdlatul Ulama (PMKNU) yang di Cirebon, Jawa Barat. Dokumentasi/ istimewa.

Forum kaderisasi tersebut diharapkan mampu melahirkan generasi muda Nahdlatul Ulama yang tidak hanya kuat secara intelektual, tetapi juga memiliki empati sosial, ketahanan mental, dan karakter kepemimpinan yang baik dalam menghadapi tantangan zaman.

Di tengah perubahan sosial yang terus berkembang, pesantren dinilai tetap memiliki posisi strategis sebagai ruang pembinaan moral dan penguatan nilai-nilai kebersamaan bagi generasi muda Indonesia.

 


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Pria Tewas Dikeroyok dan Diduga Dilempar dari Lantai 2 Tempat Biliar di Grogol Petamburan | BORGOL
• 18 jam lalukompas.tv
thumb
Walkot Bandung Farhan Fokuskan Pengolahan Sampah Tiap Jumat-Minggu
• 20 jam laludisway.id
thumb
Teh Rimpang: Solusi Diet Alami atau Justru Pemicu Nafsu Makan?
• 13 jam laluberitajatim.com
thumb
Pantauan Hilal di Wilayah DKI Jakarta, Ketua LF PWNU Jakarta Optimistis Terlihat Hari Ini
• 16 jam lalukompas.tv
thumb
Kronologi Tawuran di Tambora Jakbar, Berawal dari Kejar-kejaran hingga Dua Pemuda Terluka
• 12 jam lalukompas.com
Berhasil disimpan.