Moskow (ANTARA) - Kebakaran terjadi di area Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) Barakah di Uni Emirat Arab (UEA) akibat serangan drone, tetapi insiden itu diyakini tidak menimbulkan ancaman radiasi.
"Pihak berwenang di Abu Dhabi menangani insiden kebakaran pada generator listrik di luar perimeter internal PLTN Barakah di wilayah Al Dhafra yang disebabkan serangan drone," kata Kantor Media Abu Dhabi (ADMO) melalui pernyataan di platform X, Ahad (17/5).
Menurut ADMO, tidak ada laporan korban luka maupun dampak terhadap tingkat keselamatan radiologis dalam insiden tersebut.
Otoritas Federal untuk Regulasi Nuklir (FANR) mengonfirmasi kebakaran itu tidak memengaruhi keselamatan di PLTN tersebut dan seluruh unit pembangkit tetap beroperasi normal.
Sumber: Sputnik/RIA Novosti
Baca juga: Radiasi sangat tinggi terdeteksi di reaktor PLTN Fukushima Daiichi
Baca juga: IAEA peringatkan serangan dekat PLTN Bushehr Iran berisiko radiasi
"Pihak berwenang di Abu Dhabi menangani insiden kebakaran pada generator listrik di luar perimeter internal PLTN Barakah di wilayah Al Dhafra yang disebabkan serangan drone," kata Kantor Media Abu Dhabi (ADMO) melalui pernyataan di platform X, Ahad (17/5).
Menurut ADMO, tidak ada laporan korban luka maupun dampak terhadap tingkat keselamatan radiologis dalam insiden tersebut.
Otoritas Federal untuk Regulasi Nuklir (FANR) mengonfirmasi kebakaran itu tidak memengaruhi keselamatan di PLTN tersebut dan seluruh unit pembangkit tetap beroperasi normal.
Sumber: Sputnik/RIA Novosti
Baca juga: Radiasi sangat tinggi terdeteksi di reaktor PLTN Fukushima Daiichi
Baca juga: IAEA peringatkan serangan dekat PLTN Bushehr Iran berisiko radiasi





