Josepha Diintimidasi Buntut Polemik LCC MPR? Pihak Sekolah Ungkap Faktanya

wartaekonomi.co.id
16 jam lalu
Cover Berita
Warta Ekonomi, Jakarta -

Polemik Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI tingkat Kalimantan Barat belum usai. Setelah viral karena protes jawaban yang dianggap benar namun dinyatakan salah oleh juri, kini peserta bernama Josepha Alexandra alias Ocha diduga mendapat intimidasi hingga ancaman somasi dari pihak tak dikenal.

Dugaan ancaman terhadap Ocha pertama kali mencuat melalui unggahan akun Threads @zvanniisygg yang mengaku berasal dari pihak keluarga. Unggahan tersebut kemudian menyebar cepat dan memicu kekhawatiran publik terkait kondisi psikologis siswi tersebut.

Kabar tersebut semakin menyita perhatian publik usai beredarnya tangkapan layar pesan yang viral di media sosial. Dalam pesan itu, pengirim meminta agar video protes yang diunggah di Instagram segera dihapus.

“Selamat pagi, kami infokan kembali untuk hapus video yang ada di IG, jika tidak kami akan layangkan somasi,” bunyi pesan yang beredar luas.

Baca Juga: Wacana Tanding Ulang Final LCC Ditolak, Pimpinan MPR Buka Suara

Josepha Alexandra sebelumnya ramai diperbincangkan karena keberaniannya memprotes keputusan juri dalam perlombaan LCC Empat Pilar MPR. 

Lebih lanjut, akun @will_bertus1996 mengaku sebagai kerabat juga sempat mengunggah narasi yang menyebut Ocha menjadi murung setelah polemik tersebut viral di media sosial.

Namun, pihak SMAN 1 Pontianak akhirnya memberikan klarifikasi resmi melalui akun Instagram sekolah. Mereka membantah informasi yang menyebut Josepha mengalami tekanan mental ataupun intimidasi akibat polemik tersebut.

"Terimakasih atas atensi besar dan kepedulian terhadap Yosepha. Kami mengonfirmasi bahwa berita ini hoax dan tidak bersangkutan dengan Yosepha," ujar pihak SMAN 1 Pontianak. 

Baca Juga: MPR RI Ambil Keputusan Tegas Susul Polemik Lomba Cerdas Cermat

Sementara itu, Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia, Eddy Soeparno, turut angkat bicara terkait isu intimidasi yang berkembang. Ia menegaskan tidak boleh ada tekanan dalam bentuk apa pun terhadap Josepha maupun pihak sekolah.

“Tidak boleh ada intimidasi dalam bentuk apapun terhadap Josepha, rekan-rekan satu grupnya maupun SMAN 1 Pontianak. Saya berkomitmen melindungi mereka dari intimidasi dalam bentuk apapun,” ujar Eddy.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Hans Zimmer Ternyata Nge-Fans Sama Raye
• 10 jam lalumedcom.id
thumb
8 Terdakwa Kasus Korupsi Kredit Ekspor LPEI Didakwa Rugikan Negara Rp 992 M
• 4 jam laludetik.com
thumb
Ahli Logika Terbesar Setelah Aristoteles—Mengapa Ia Percaya Ada Kehidupan Setelah Kematian
• 8 jam laluerabaru.net
thumb
KSP Jelaskan Maksud Prabowo, Orang Desa Andalkan Sumber Pangan Lokal
• 22 menit lalusuarasurabaya.net
thumb
Spiritualitas dan Kesadaran Ekologis
• 18 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.