REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA, – Gubernur Jakarta, Pramono Anung, mengumumkan kemungkinan perpanjangan jalur Light Rail Transit (LRT) dari Velodrome menuju Pantai Indah Kapuk (PIK) 2 dan Bandara Soekarno-Hatta. Hal ini disampaikan pada acara peresmian area Vihara Tian Fu Gong di PIK, Minggu.
Pramono Anung menekankan bahwa rencana ini merupakan bagian penting dari upaya menyempurnakan konektivitas transportasi massal di Jakarta melalui sistem loop atau rute terintegrasi. Menurutnya, pembangunan jaringan transportasi di wilayah utara Jakarta adalah langkah strategis untuk meningkatkan konektivitas antarwilayah.
Pemerintah pusat telah menyetujui pengembangan jalur LRT hingga Ancol. Saat ini, proyek LRT Jakarta sedang berlangsung dengan perpanjangan dari Velodrome ke Manggarai yang mencakup jarak sekitar 12,2 kilometer dengan 11 titik stasiun dan nilai investasi mencapai Rp11,5 triliun atau sekitar US$653,3 juta.
Pramono optimis proyek perpanjangan Velodrome-Manggarai dapat diresmikan pada Agustus tahun depan. Jalur ini diharapkan dapat memperkuat integrasi transportasi publik di kota.
Pengembangan Menuju Utara Jakarta
Lebih lanjut, pengembangan akan diarahkan ke Jakarta Utara, di mana jalur LRT direncanakan melewati Tanjung Priok, Jakarta International Stadium (JIS), hingga Ancol. Pramono mengungkapkan bahwa segmen berikutnya yang perlu dipersiapkan adalah penghubung dari Ancol ke PIK 2 hingga terhubung dengan Bandara Soekarno-Hatta.
.rec-desc {padding: 7px !important;} Konten ini diolah dengan bantuan AI.