REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Dua jet tempur EA-18 dilaporkan bertabrakan di udara saat pertunjukan udara Gunfighter Skies di Mountain Home Air Force Base, Ahad waktu setempat. Insiden dramatis itu memicu ledakan besar dan asap hitam tebal di sekitar area pangkalan militer.
Rekaman video yang beredar di media sosial memperlihatkan dua jet terbang dalam formasi rapat sebelum saling bertabrakan di udara. Sesaat setelah benturan terjadi, terlihat percikan api dari badan pesawat sebelum keduanya jatuh ke tanah dan meledak.
Baca Juga
Tragedi Kapal Tenggelam di Perak Malaysia: 39 WNI Ditemukan
Menko AHY Pastikan Penyesuaian Batas Atas Tarif Pesawat Dilakukan Hati-hati
Gubernur Jakarta Pertimbangkan Perpanjangan Jalur LRT ke PIK 2 dan Bandara Soekarno-Hatta
Video tersebut juga menunjukkan empat parasut terbuka di langit beberapa saat setelah tabrakan, menandakan seluruh awak pesawat berhasil melontarkan diri sebelum pesawat menghantam daratan.
Menurut laporan media lokal IdahoNews, kedua pesawat yang terlibat diyakini merupakan jet tempur EA-18G Growler. Tabrakan terjadi sekitar dua mil dari pangkalan udara yang berada sekitar 50 mil tenggara Boise, Idaho pada Ahad (17/52026).
.rec-desc {padding: 7px !important;}
Pihak pangkalan militer mengonfirmasi petugas tanggap darurat langsung diterjunkan ke lokasi kejadian dan area pangkalan segera ditutup untuk proses penanganan.
Dalam pernyataan resminya di media sosial, United States Air Force menyebut investigasi telah dibuka untuk mengetahui penyebab kecelakaan tersebut.
Pengumuman internal di pangkalan juga menyebut seluruh penerbang yang terlibat berhasil keluar menggunakan kursi pelontar dan berada dalam kondisi “baik-baik saja”. Namun hingga kini belum ada rincian resmi terkait kemungkinan cedera maupun tingkat kerusakan pesawat.
Jet EA-18G Growler merupakan salah satu pesawat perang elektronik utama militer Amerika Serikat yang digunakan untuk misi gangguan radar, komunikasi, dan pertahanan udara lawan. Pesawat tersebut biasanya dioperasikan oleh dua awak dan kerap digunakan dalam latihan maupun operasi tempur modern.
Insiden ini menambah daftar kecelakaan udara militer yang terjadi saat latihan dan pertunjukan udara di Amerika Serikat dalam beberapa tahun terakhir.