Bisnis.com, JAKARTA — PT Waskita Karya (Persero) Tbk. (WSKT) memutuskan tidak merombak pengurus perseroan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun Buku 2025 yang digelar baru-baru ini.
Berdasarkan hasil rapat yang dilaksanakan di Gedung Waskita Karya, Jakarta, pada Jumat (8/5/2026), pemegang saham menyepakati untuk mempertahankan susunan Dewan Komisaris dan Direksi guna melanjutkan strategi restrukturisasi dan penyehatan keuangan yang tengah berjalan.
Corporate Secretary Waskita Karya, Ermy Puspa Yunita, menyatakan dengan tetap dipertahankannya manajemen saat ini, perseroan siap memperkokoh fondasi untuk mendorong pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan.
"Dengan keputusan ini, kami optimistis dapat memperkuat kinerja dan daya saing perusahaan. Kombinasi strategi digital dan konektivitas global diharapkan mampu mendongkrak kinerja bisnis,” pungkas Ermy.
Keputusan untuk mempertahankan pengurus ini sejalan dengan progres restrukturisasi keuangan yang menunjukkan hasil positif. Hingga akhir 2025, WSKT mampu menurunkan total utang sebesar 20,16% menjadi Rp67,1 triliun dibandingkan posisi 2023 yang mencapai Rp84 triliun.
Penurunan juga terlihat pada beban keuangan yang menyusut menjadi Rp4 triliun, serta penyelesaian kewajiban pajak past due yang telah tuntas 100%.
Baca Juga
- Rugi Bersih Waskita Karya (WSKT) Menyusut jadi Rp679,04 Miliar Kuartal I/2026
- Waskita Karya (WSKT) Amankan Kontrak Baru Rp12,52 Triliun Sepanjang 2025
- Gelar RUPST, Ini Susunan Direksi Garuda Indonesia (GIAA) Terbaru
Dari sisi operasional, emiten konstruksi pelat merah tersebut juga membukukan pendapatan usaha sebesar Rp8,82 triliun dengan perolehan Nilai Kontrak Baru (NKB) mencapai Rp12,52 triliun sepanjang tahun lalu.
Dengan keputusan RUPST ini, maka posisi Direktur Utama tetap dijabat oleh Muhammad Hanugroho dan Sutrisno sebagai Komisaris Utama.
Susunan Dewan Komisaris dan Direksi Waskita Karya Terbaru:Dewan Komisaris
- Komisaris Utama: Sutrisno
- Komisaris Independen: Aqila Rahmani
- Komisaris Independen: Muhammad Harrifar Syafar
- Komisaris Independen: Muhammad Abdullah Syukri
- Komisaris: Ade Abdul Rochim
- Komisaris: Hasby Muhammad Zamri
Direksi
- Direktur Utama: Muhammad Hanugroho
- Direktur Keuangan: Wiwi Suprihatno
- Direktur Business Strategic, Portfolio, & Human Capital: Rudi Purnomo
- Direktur Operasi I: Ari Asmoko
- Direktur Operasi II: Paulus Budi Kartiko
Disclaimer: berita ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. Bisnis.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.





