Prabowo Bilang Rakyat Desa Tak Pakai Dolar, Misbakhun: Itu Buat Menenangkan

jpnn.com
8 jam lalu
Cover Berita

jpnn.com, JAKARTA - Ketua Komisi XI DPR RI Mukhamad Misbakhun menilai Presiden Prabowo Subianto berupaya meredam kepanikan dan mencoba menjaga ketenangan rakyat ketika Kepala Negara berbicara soal rakyat di desa tak pakai dolar.

“Tentunya apa yang disampaikan oleh Bapak Presiden Prabowo terkait nilai tukar itu adalah untuk menenangkan masyarakat, supaya masyarakat tidak panik," kata Misbakhun melalui keterangan persnya, Senin (18/5).

BACA JUGA: Rupiah Terus Anjlok, Prabowo Tanggapi Santai: Rakyat Desa Enggak Pakai Dolar

Toh, kata legislator fraksi Golkar itu, masyarakat pedesaan pada prinsipnya memang bukan pihak yang terdampak dari transaksi memakai dolar.

"Ya, yang terpengaruh itu transaksi-transaksi yang menggunakan impor, orang-orang kaya yang bepergian ke luar negeri,” lanjut Ketua Umum Depinas SOKSI itu.

BACA JUGA: Dua Warga Negara Liberia Pelaku Penipuan Bermodus Dolar Hitam Ditangkap di Meruya

Namun, kata Misbakhun, arahan Presiden Prabowo terkait nilar tukar rupiah menyinggung arahan buat Bank Indonesia (BI) segera mengendalikan mata uang kebanggaan Tanah Air.

Menurutnya, stabilitas rupiah perlu dijaga agar tidak menimbulkan tekanan lebih besar terhadap sektor-sektor yang bergantung pada impor.

BACA JUGA: Indeks Dolar Diproyeksi Menguat Pekan Ini, Bagaimana Rupiah?

"Bapak Presiden juga menyampaikan bahwa fundamental ekonomi Indonesia sangat kuat. Ketika fundamental ekonomi sangat kuat, kenapa sampai terjadi pelemahan terhadap rupiah," kata Misbakhun. 

Diketahui, nilai tukar rupiah terhadap dolar AS mencapai Rp 17.600 seperti terlihat dalam perdagangan Jumat (15/5) pukul 12.09 WIB.

Misbakhun memahami perhatian publik terhadap pergerakan dolar AS menguat setelah nilai tukar rupiah mencapai Rp17 ribu.

"Jadi masyarakat yang semula tidak pernah membicarakan dolar yang begitu kuatnya, di warung-warung kopi sekarang orang mulai membicarakan soal rupiah melemah dan dolar menguat,” ujar dia.

Sebelumnya, Presiden Prabowo menanggapi santai nilai tukar rupiah terhadap US Dolar yang terus anjlok.

Hal itu dikatakan seusai meresmikan Museum Ibu Marsinah dan Rumah Singgah di Desa Nglundo, Kecamatan Sukomoro, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, pada Sabtu (16/5).

Eks Menteri Pertahanan (Menhan) RI itu menyebutvbanyak pihak yang menyebutkan bahwa Indonesia akan keos dan runtuh.

Dia menyinggung bahwa rakyat desa tak menggunakan dolar sehingga kondisi negara masih tetap aman.

“Orang rakyat di desa enggak pakai dolar, kok, pangan aman, energi aman, banyak negara panik Indonesia masih oke,” kata dia. (ast/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Pemilik NYSE Investasi 25 Miliar Dolar AS di OKX, Targetkan Saham Tokenisasi


Redaktur : Elfany Kurniawan
Reporter : Aristo Setiawan


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Ruas Jalan Strategis Sulsel Diaspal dan Dibeton, Pemprov Pacu Proyek MYP Sesuai Jadwal
• 21 jam laluharianfajar
thumb
Daftar Tim yang Lolos ke FIVB Volleyball Club World Championship 2026: Ada Jakarta Bhayangkara Presisi
• 6 jam lalutvonenews.com
thumb
Wamendagri Ribka Pastikan Penanganan Pengungsi Jayawijaya Terkoordinasi
• 6 jam laluviva.co.id
thumb
Kapolri Pimpin Sertijab Pati Polri, Komjen Panca Putra Jabat Kalemdiklat
• 23 jam laludetik.com
thumb
BRI Super League: PSIM Belum Bisa Pulang ke Mandala Krida, Manajemen Siapkan Anggaran Besar Benahi SSA
• 15 menit lalubola.com
Berhasil disimpan.