Wamena, VIVA – Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Ribka Haluk memastikan pemerintah pusat bersama pemerintah daerah (Pemda) telah mengambil alih penanganan masyarakat yang mengungsi di Polres Jayawijaya, Papua Pegunungan. Sejumlah kebutuhan pengungsi seperti makanan, tempat istirahat, layanan kesehatan, hingga transportasi untuk pemulangan warga telah disiapkan pemerintah.
Menurut Ribka, penanganan dilakukan bersama Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Pegunungan, pemerintah kabupaten, aparat keamanan, serta sejumlah pihak yang sejak awal membantu masyarakat di lapangan.
"Terima kasih kepada masyarakat dan Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan, para bupati, pihak gereja, tokoh masyarakat, dan semua pihak yang sudah melakukan penanganan cepat terhadap masyarakat terdampak," ujar Ribka saat mengunjungi pengungsi di Polres Jayawijaya, dikutip Senin, 18 Mei 2026.
Ia mengatakan, Pemda bersama aparat kepolisian terus melakukan pendataan dan pengaturan kebutuhan warga yang masih berada di lokasi pengungsian. Tim pemerintah juga disiagakan untuk membantu proses penanganan lanjutan, termasuk pemulangan warga ke rumah masing-masing.
Selain itu, Ribka meminta masyarakat tetap tenang dan kembali menjalankan aktivitas seperti biasa. Masyarakat yang membutuhkan bantuan maupun pengamanan juga diminta segera berkoordinasi dengan petugas di lapangan.
"Nanti terkait makan minum, alat tidur, perlengkapan lain, termasuk transportasi untuk pulang maupun masyarakat yang sakit dan perlu difasilitasi, semuanya sudah diatur oleh pemerintah," katanya.
Dalam kesempatan tersebut, Ribka turut menyampaikan belasungkawa kepada keluarga dan masyarakat yang terdampak musibah. Ia berharap masyarakat dapat kembali beraktivitas dengan aman dan kondisi di wilayah tersebut berangsur normal.
Kunjungan tersebut turut dihadiri jajaran Pemda dan aparat keamanan yang selama beberapa hari terakhir terlibat dalam penanganan masyarakat terdampak di Jayawijaya. (LAN)





