Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan meresmikan dua proyek transportasi umum dalam satu hingga tiga bulan ke depan.
IDXChannel - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan meresmikan dua proyek transportasi umum dalam satu hingga tiga bulan ke depan. Kedua proyek tersebut yakni Stasiun Kereta Rel Listrik (KRL) yang berlokasi di Jakarta International Stadium (JIS) dan proyek LRT rute Velodrome-Manggarai.
Stasiun KRL JIS rencananya diresmikan dalam waktu dekat dalam beberapa pekan ke depan, sedangkan LRT yang menghubungkan sisi timur Jakarta dan pusat Jakarta diresmikan pada Agustus 2026.
Hal tersebut disampaikan Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung saat meresmikan Kelenteng Tian Fu Gong di kawasan Riverwalk Island, PIK 2, Jakarta Utara, Minggu (17/5/2026). Dia juga menyampaikan rencananya untuk memperpanjang rute LRT Jakarta dari Ancol menuju PIK 2.
Bila rencana LRT Jakarta bisa menjangkau PIK 2 terealisasi, maka konektivitas transportasi di Jakarta Utara akan semakin baik. Sebab kawasan JIS saat ini telah memiliki stasiun KRL yang rencananya akan diresmikan pekan depan.
"Kalau dari Ancol ke PIK 2 ada LRT, dan sekarang ini di JIS sekarang sudah ada KRL, bahkan KRL sudah berhenti di JIS, minggu-minggu depan akan saya resmikan. Maka konektivitas di Jakarta menjadi semakin baik," kata Pramono.
Adapun wacana Pramono memperpanjang rute LRT Jakarta dari Ancol menuju PIK 2 merupakan kelanjutan dari proyek lintasan Velodrome-Ancol. Namun perlu diketahui, proyek pembangunan jalur LRT Velodrome-Ancol saat ini masih sebatas memperoleh persetujuan dari pemerintah pusat dan belum memasuki tahap pembangunan.
Dalam waktu dekat ini, proyek pembangunan LRT yang akan diresmikan adalah rute Velodrome-Manggarai. Jalur sepanjang 12,2 kilometer dengan 11 stasiun itu ditargetkan beroperasi pada Agustus mendatang.
"LRT yang sekarang ini tersambung dari Velodrome sampai Manggarai yang mudah-mudahan akan diresmikan pada bulan Agustus, sekarang ini dari Manggarai ke Velodrome itu 12,2 km, 11 titik, kemudian investasinya Rp11,5 triliun," kata Pramono.
(Rahmat Fiansyah)




