Pantau - Seorang komandan kelompok Jihad Islam Palestina bernama Wael Abdul Halim tewas bersama putrinya dalam serangan udara Israel yang menyasar sebuah apartemen di pinggiran Baalbek, Lebanon timur, pada Senin dini hari.
Menurut laporan National News Agency, putri korban yang turut tewas diketahui bernama Rama dan berusia 17 tahun.
Tim penyelamat dan ambulans masih melakukan evakuasi di lokasi kejadian untuk mencari kemungkinan korban selamat lainnya di antara puing bangunan.
Serangan Dinilai Langgar Gencatan SenjataSerangan udara tersebut disebut menjadi pelanggaran terbaru terhadap gencatan senjata rapuh antara Israel dan Lebanon yang mulai berlaku sejak 17 April.
Kesepakatan gencatan senjata itu sebelumnya telah diperpanjang hingga awal Juli 2026.
Sejak 2 Maret, serangan Israel di Lebanon dilaporkan telah menewaskan hampir 3.000 orang dan melukai lebih dari 9.000 lainnya.
Selain itu, lebih dari 1,6 juta warga dilaporkan mengungsi akibat konflik yang terus berlangsung.
Pengungsi Capai Seperlima Populasi LebanonPejabat Lebanon menyebut jumlah warga yang mengungsi saat ini setara dengan sekitar seperlima populasi negara tersebut.
Situasi keamanan di Lebanon selatan dan wilayah perbatasan terus menjadi perhatian internasional di tengah meningkatnya ketegangan antara Israel dan kelompok bersenjata di kawasan.




