Daftar Lengkap Alutsista Baru TNI, Spesifikasi dan Kecanggihannya

bisnis.com
3 jam lalu
Cover Berita

Bisnis.com, JAKARTA - Prabowo resmi menyerahkan enam alat utama sistem persenjataan (alutsista) strategis ke TNI RI untuk memperkuat postur pertahanan udara nasional.

Penyerahan alutsista tersebut dilakukan Presiden RI Prabowo Subianto kepada Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU).

Mayoritas alutsista yang diterima Indonesia kali ini merupakan produk industri pertahanan Prancis, termasuk Dassault Aviation sebagai produsen Rafale dan Falcon 8X. Kehadiran berbagai platform tersebut disebut menjadi simbol meningkatnya kemampuan interoperabilitas dan kesiapan tempur TNI Angkatan Udara.

Pengadaan tersebut merupakan bagian dari program modernisasi pertahanan nasional yang diinisiasi Prabowo saat masih menjabat Menteri Pertahanan. Langkah ini dinilai menjadi tonggak penting dalam transformasi kekuatan udara Indonesia menuju sistem pertahanan yang lebih modern, terintegrasi, dan adaptif terhadap dinamika ancaman kawasan.

Berikut daftar lengkap Alutsista yang diterima TNI

1. Daffault Rafale

Dalam penyerahan kali ini, ada enam pesawat tempur Dassault Rafale yang diterima TNI.

Baca Juga

  • Prabowo Resmi Serahkan Alutsista Baru ke TNI, Ada Rafale hingga A400M
  • Prabowo Bakal Resmikan Penyerahan Alutsista, Rafale Jadi Simbol Modernisasi TNI
  • Prabowo Bertemu Macron, Dorong Kolaborasi Alutsista dan Energi Terbarukan

Rafale memiliki kemampuan tempur multi-peran, baik udara-ke-udara maupun udara-ke-darat. Pesawat tempur generasi 4.5 buatan Prancis tersebut diperkuat rudal Meteor, rudal udara-ke-udara jarak jauh berteknologi beyond visual range (BVR) dengan jangkauan hingga sekitar 200 kilometer.

Selain itu, Rafale juga dibekali munisi pintar AASM Hammer untuk misi serangan udara-ke-darat presisi tinggi. Kombinasi persenjataan tersebut diyakini akan meningkatkan daya tangkal (deterrence effect) Indonesia secara signifikan.

2. Dassault Falcon 8x

Sedangkan alutsista lainnya berupa enam pesawat Dassault Falcon 8X.

Pesawat jet buatan Dassault Aviation itu diproyeksikan mendukung mobilitas strategis, misi komando, pengawasan udara, hingga angkutan VVIP.

3. Airbus A400M MRTT

Alutsista selanjutnya berupa dua pesawat Airbus A400M MRTT.

Airbus A400M MRTT menjadi elemen penting dalam penguatan kemampuan angkut strategis dan pengisian bahan bakar di udara (air-to-air refuelling).

Kehadiran pesawat ini memungkinkan operasi udara jarak jauh dilakukan dengan jangkauan dan durasi yang lebih luas.

4. Radar GM403 Ground Control Intercept (GCI)

Kemudian, dua unit radar GM403 Ground Control Intercept (GCI) Radar.

Radar ini memiliki sistem pertahanan berbasis radar melalui pengadaan GM403 Ground Control Intercept Radar. 

Radar tersebut tidak hanya berfungsi untuk surveillance atau pengawasan udara, tetapi juga mampu mendeteksi dan mengidentifikasi pesawat asing yang diperkirakan memasuki wilayah udara nasional. Sistem itu nantinya akan terintegrasi dengan operasi pesawat tempur dalam mendukung pengendalian dan intersepsi ancaman udara.

5. Rudal meteor

Selain itu, pemerintah juga menerima sistem persenjataan modern berupa rudal Meteor.

Rudal Meteor adalah rudal udara-ke-udara jarak jauh (Beyond Visual Range atau BVRAAM) buatan konsorsium Eropa (MBDA). Menggunakan mesin ramjet, rudal ini dirancang untuk menyerang target berjarak hingga 200 km dengan kecepatan puncak di atas Mach 4 dan menjadi senjata utama jet tempur seperti Rafale dan Eurofighter.

6. Amunisi presisi AASM Hammer

Amunisi presisi AASM Hammer untuk memperkuat kemampuan tempur Rafale.

Teknologi AASM (“Armement Air-Sol Modulaire” – “Modular Air-to-Ground Armament”) HAMMER (singkatan dari “Highly Agile Modular Munition Extended Range”) dikembangkan oleh perusahaan Perancis Safran 15 tahun yang lalu. Namun pada tahun-tahun berikutnya mengalami beberapa kali modifikasi dan penyempurnaan.

 

 

 

 


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Tiada yang Terbuang dari Sepiring Tilapia Indonesia
• 14 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Optimalisasi Aset Negara, GBK Catat Pendapatan 2025 Capai Rp812 Miliar
• 19 jam laluviva.co.id
thumb
Jakarta Bhayangkara Presisi Cetak Sejarah Baru Voli Indonesia, Juara AVC Champions League 2026 dan Berlaga di Kejuaraan Dunia
• 17 jam laluharianfajar
thumb
Mengapa Jaksa Menuntut Nadiem 18 Tahun Bui dan Triliunan Uang Pengganti?
• 10 jam lalukompas.com
thumb
Sebuah Rumah di Kudus Kebakaran, Dua Lansia Meninggal Dunia
• 8 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.