Kejagung Buka BPA Fair 2026, Lelang 308 Aset Rampasan Negara

kompas.com
4 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com - Badan Pemulihan Aset (BPA) Kejaksaan Agung menggelar BPA Fair 2026 pada 18-21 Mei 2026 di Kantor BPA Kejaksaan Agung, Jakarta Selatan, untuk melelang  308 aset rampasan negara dalam 245 lot.

Kepala BPA Kejaksaan Agung Kuntadi mengatakan, BPA Fair menjadi tonggak transformasi lembaganya dalam meningkatkan transparansi dan optimalisasi pengelolaan barang rampasan negara.

“BPA Fair ini bukan semata-mata sekadar acara pameran biasa. Ini merupakan tonggak baru, sejarah baru, di mana jajaran BPA melalui BPA Fair ini menyatakan diri untuk bertransformasi, untuk mengubah cara kerja, untuk mengubah cara bertindak,” kata Kuntadi saat membuka BPA Fair 2026, Senin (18/5/2026).

Baca juga: Kejagung Pastikan Produk Lelang BPA Fair Aman Dibeli Masyarakat, Bukan Barang Bermasalah

Menurut dia, selama ini masih banyak masyarakat yang belum memahami mekanisme pengelolaan dan pelelangan barang rampasan negara.

Mulai dari ke mana barang sitaan dibawa, siapa yang menjual, hingga cara mengikuti proses lelang.

Kondisi tersebut berdampak pada rendahnya optimalisasi pemanfaatan aset rampasan negara.

“Nah, ini menjadi PR kita semua sehingga ketidakpahaman masyarakat pada akhirnya menurunkan kinerja BPA dan ujungnya barang rampasan negara tidak dapat dioptimalkan asetnya dan tidak bisa dimanfaatkan oleh negara,” ujar Kuntadi.

Baca juga: Penampakan Replika Kursi Firaun, Sitaan Kasus Asabri yang Dilelang di BPA Fair 2026

Kuntadi menjelaskan, terdapat tiga fokus utama dalam penyelenggaraan BPA Fair 2026, yakni transparansi, integritas, dan percepatan penyelesaian aset rampasan negara.

Ia memastikan seluruh mekanisme pelelangan dilakukan secara terbuka dan akuntabel agar kepercayaan publik terhadap pengelolaan aset negara meningkat.

“Kami bertekad bahwa mekanisme penjualan, mekanisme pengelolaan, harus dikelola dengan transparan, sehingga akuntabilitasnya bisa dipertanggungjawabkan kepada masyarakat,” kata dia.

Kuntadi mengatakan, jumlah aset yang dilelang tahun ini menjadi yang terbesar dalam satu periode pelaksanaan.

Baca juga: Harley Davidson Sitaan Kasus Indra Kenz Dilelang Mulai Rp 87 Juta, Paling Diminati di BPA Fair 2026

“Ini merupakan penjualan lelang yang terbesar dalam satu periode, karena rata-rata kami sebulan hanya menjual 10 sampai 20 item. Ini kita bisa mencapai 308 item dan ternyata kita mampu,” ujar Kuntadi.

Dalam rangkaian pre-event BPA Fair sejak 22 April 2026, Kejaksaan mengeklaim telah mencatat sejumlah penjualan signifikan.

Salah satunya aset tanah di Kabupaten Tangerang dengan harga limit Rp 6,87 miliar yang berhasil terjual hingga Rp 32,27 miliar atau sekitar 460 persen dari nilai awal.

Selain itu, tanah di Benoa juga terjual Rp 5,6 miliar dari harga limit sekitar Rp 4,8 miliar.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

Baca juga: BPA Fair 2026 Lelang Aset Sitaan, Ada Tanah, Ferrari dan Lukisan Emas


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Klasemen Liga Inggris: MU Kunci 3 Besar, West Ham Makin Sulit Selamat dari Degradasi
• 11 jam lalutabloidbintang.com
thumb
Finis Posisi 8 Seri Catalunya, Veda Ega Masih 5 Besar Klasemen Sementara Moto3
• 15 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Dedi Mulyadi Salut dengan Bocah Penjual Kue Ini, Dagangannya Langsung Diborong dan Banjir Pesanan
• 12 jam lalutvonenews.com
thumb
FOMO: Saat Penghias Menjadi Prioritas
• 3 jam laludetik.com
thumb
Syarat Dokumen Prapendaftaran SPMB DKI Jakarta 2026 Jenjang SMP-SMA
• 3 jam lalukompas.com
Berhasil disimpan.