IHSG Ambrol Nyaris 4 Persen, Menkeu Purbaya Malah Bilang: Serok Bawah Sekarang!

tvonenews.com
4 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, tvOnenews.com — Kepanikan melanda pasar saham Indonesia setelah Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ambruk tajam usai libur panjang Kenaikan Yesus Kristus.

Di tengah aksi jual besar-besaran yang menyeret ratusan saham ke zona merah, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa justru meminta investor tetap tenang dan melihat koreksi pasar sebagai peluang membeli saham murah.

“Teman-teman enggak usah khawatir, investor pasar saham. Kalau saya bilang enggak usah takut, serok bawah sekarang,” kata Purbaya di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Senin (18/5/2026).

Pernyataan tersebut disampaikan saat IHSG mengalami tekanan hebat sejak awal perdagangan. Berdasarkan data RTI Business pukul 09.00 WIB, indeks langsung dibuka melemah 164,23 poin atau 2,44 persen ke level 6.559. 

IHSG semula dibuka di level 6.628 dan menyentuh posisi tertinggi harian di 6.631. Namun tekanan jual langsung mendominasi pasar hingga indeks terjerembap ke level terendah 6.555 pada perdagangan pagi. 

Situasi semakin memburuk menjelang akhir sesi pertama perdagangan. Pada pukul 11.54 WIB, IHSG tercatat anjlok 3,78 persen ke level 6.469. Sebanyak 683 saham mengalami penurunan tajam, sementara hanya 76 saham menguat dan 59 saham bergerak stagnan.

Tekanan besar di pasar saham juga tercermin dari ketimpangan pergerakan emiten. Pada awal perdagangan hanya 120 saham tercatat menguat, sedangkan 390 saham melemah dan 192 saham tidak bergerak.

Meski pasar berada dalam tekanan berat, Purbaya optimistis koreksi tersebut hanya bersifat sementara. Ia bahkan memperkirakan IHSG akan segera rebound dalam waktu dekat berdasarkan analisa teknikal yang dimilikinya.

Purbaya menyebut secara analisa teknikal, IHSG akan bounce back kembali dalam satu hingga dua hari ke depan.

Menurutnya, fundamental ekonomi Indonesia masih kuat sehingga gejolak di pasar saham saat ini lebih dipicu sentimen jangka pendek dibanding persoalan struktural ekonomi nasional.

Ia menegaskan pemerintah akan terus fokus menjaga fondasi ekonomi agar pertumbuhan nasional tetap stabil di tengah gejolak pasar keuangan global maupun domestik. (agr/rpi)

 


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Menjaga Nilai Rupiah di Musim Haji
• 3 jam lalukumparan.com
thumb
Volimania Heboh, Farhan Halim Punya Julukan Baru dari FIVB Usai Tampil Gemilang di Final AVC Champions League 2026
• 6 jam lalutvonenews.com
thumb
Proyeksi Harga Emas Dunia di Tengah Penguatan Dolar AS
• 14 jam lalukumparan.com
thumb
Gubernur BI Optimistis Rupiah Kembali Menguat Mulai Juli-Agustus 2026
• 1 jam lalukumparan.com
thumb
Imigrasi Soetta Tunda Keberangkatan 89 Calon Haji Nonprosedural, Ungkap Modus yang Sering Dipakai
• 19 jam lalukompas.tv
Berhasil disimpan.