Bisnis.com, JAKARTA — Mobil bermesin diesel memiliki karakteristik yang berbeda dibandingkan mobil bensin, termasuk dalam hal perawatan. Untuk itu ada beberapa hal yang harus diperhatikan agar mobil tetap prima.
Mesin diesel dikenal tangguh, bertenaga, dan irit bahan bakar. Namun di balik keunggulannya tersebut, mesin diesel tetap membutuhkan perawatan yang tepat agar performanya tetap optimal dan awet digunakan dalam jangka panjang.
Saat ini, mobil diesel masih menjadi pilihan banyak orang karena memiliki performa yang kuat serta tersedia dalam berbagai pilihan harga. Selain itu, banyak mobil diesel modern yang telah dilengkapi teknologi terbaru sehingga membuat pengalaman berkendara semakin nyaman.
Sebagian orang menganggap perawatan mobil diesel lebih rumit dan membutuhkan biaya besar. Padahal jika dirawat dengan benar, mesin diesel justru dikenal lebih tahan lama dan tetap bertenaga, terutama saat digunakan untuk perjalanan jarak jauh.
Berikut beberapa cara yang bisa dilakukan untuk merawat mobil diesel agar tetap prima dan tahan lama.
1. Panaskan Mesin Sebelum Digunakan
Baca Juga
- Hybrid Unjuk Gigi Diesel Gigit Jari
- Harga BBM Naik, Penjualan Mobil Diesel Toyota Mulai Tertekan
- Menepis Dilema Tarik-menarik CPO untuk Biodiesel B50 dan Minyak Goreng
Memanaskan mesin mobil sebelum digunakan dapat membantu melumasi komponen mesin secara optimal. Cukup panaskan mesin sekitar 5 menit, terutama saat mobil jarang digunakan.
Namun, jangan memanaskan mesin terlalu lama karena dapat menyebabkan pemborosan bahan bakar dan menghasilkan emisi gas buang yang berlebihan.
2. Ganti Filter Solar Secara Rutin
Filter solar berfungsi menyaring kotoran dan air agar tidak masuk ke sistem pembakaran mesin diesel. Karena itu, filter solar perlu diganti secara berkala agar performa mesin tetap terjaga.
Jika indikator water sedimenter atau filter bahan bakar di dashboard menyala, segera lakukan pengecekan. Hal tersebut menandakan adanya air atau kotoran yang mengendap di sistem bahan bakar dan dapat mengganggu kinerja mesin.
Selain itu, usahakan tangki bahan bakar tidak sampai benar-benar kosong untuk mencegah endapan kotoran ikut tersedot ke sistem bahan bakar.
3. Gunakan Oli Mesin yang Sesuai
Penggunaan oli yang sesuai dengan spesifikasi mesin diesel sangat penting untuk menjaga performa mesin tetap optimal. Oli khusus diesel memiliki karakteristik berbeda dibandingkan oli mesin bensin karena harus mampu bekerja pada tekanan dan suhu yang lebih tinggi.
Karena itu, gunakan oli yang direkomendasikan pabrikan agar mesin tetap awet dan bekerja maksimal.
4. Rutin Membersihkan Filter Udara
Udara bersih sangat penting dalam proses pembakaran mesin diesel. Filter udara yang kotor dapat menghambat suplai udara dan membuat performa mesin menurun serta konsumsi bahan bakar menjadi lebih boros.
Debu juga menjadi salah satu musuh utama mesin diesel karena dapat mempercepat keausan komponen di dalam mesin. Oleh sebab itu, filter udara perlu dibersihkan dan diganti secara berkala.
5. Jangan Langsung Mematikan Mesin
Setelah digunakan, terutama untuk perjalanan jauh, sebaiknya jangan langsung mematikan mesin diesel. Biarkan mesin menyala selama sekitar 5 menit agar suhu mesin dan turbo kembali stabil.
Jika mesin langsung dimatikan, sirkulasi oli akan berhenti secara mendadak sehingga dapat memengaruhi usia pakai komponen mesin, terutama turbocharger.
6. Gunakan Bahan Bakar Berkualitas
Gunakan bahan bakar diesel berkualitas baik dengan kadar sulfur rendah dan angka cetane yang sesuai rekomendasi pabrikan. Bahan bakar berkualitas dapat membantu menjaga ruang bakar dan injektor tetap bersih sehingga pembakaran menjadi lebih sempurna.
7. Lakukan Servis dan Perbaikan Secara Berkala
Lakukan servis rutin di bengkel resmi atau bengkel terpercaya yang memahami mesin diesel. Pemeriksaan berkala penting untuk menjaga kondisi injection pump, injektor, dan komponen lainnya tetap dalam kondisi baik.
Jika ada komponen yang rusak, gunakan suku cadang asli agar performa mesin tetap terjaga dan lebih awet digunakan. (Nur Amalina)





