HARIAN FAJAR, PAREPARE – Laga PSM Makassar melawan Persib Bandung di Stadion Gelora BJ Habibie, Minggu (17/5) menyisakan kisah. Tidak hanya menghadirkan drama kemenangan di menit akhir. Akan tetapi, juga memunculkan ketegangan di pinggir lapangan. Kapten Persib, Marc Klok, sempat terlibat insiden saling dorong dengan caretaker PSM Makassar, Ahmad Amiruddin.
Meski suasana sempat memanas, Persib tetap berhasil pulang dengan kemenangan penting 2-1 yang membuat langkah Maung Bandung menuju gelar juara Super League 2025/2026 semakin terbuka lebar.
Pada saat bersamaan, pesaing utama mereka, Borneo FC Samarinda, gagal meraih kemenangan usai ditahan imbang Persijap Jepara. Situasi itu membuat Persib kini berada di posisi lebih menguntungkan dalam perebutan trofi musim ini.
Insiden Panas Klok vs Ahmad AmiruddinKetegangan bermula ketika Marc Klok terlibat duel keras dengan pemain PSM, Victor Luiz, di tengah pertandingan. Dalam situasi tersebut, Klok melakukan halauan yang dianggap terlalu keras kepada Victor Luiz. Aksi itu memancing emosi Ahmad Amiruddin yang langsung bereaksi dari area teknis.
Caretaker PSM Makassar tersebut kemudian menghampiri Klok dan mencoba mengadang sang gelandang yang hendak mengambil bola. Suasana langsung memanas hingga keduanya terlibat aksi saling dorong di tepi lapangan.
Wasit akhirnya turun tangan untuk meredam situasi dan memberikan kartu kuning kepada Marc Klok maupun Ahmad Amiruddin. Momen itu semakin menambah tensi pertandingan yang sejak awal memang berjalan keras dan penuh tekanan.
Mentalitas Persib BandungTerlepas dari insiden panas tersebut, Marc Klok lebih memilih menyoroti perjuangan Persib yang mampu bertahan hingga detik terakhir sebelum memastikan kemenangan dramatis. Kapten Maung Bandung itu mengaku bangga dengan mentalitas yang diperlihatkan rekan-rekannya sepanjang laga.
“Saya bangga. Saya bangga dengan tim, saya bangga dengan pelatih, dan saya bangga dengan semua pemain yang bertanding hari ini dengan semangat yang kita tunjukkan sampai detik terakhir,” kata Klok.
Menurut Klok, perjuangan Persib musim ini jauh lebih berat dibanding musim-musim sebelumnya. Persaingan ketat dengan Borneo FC membuat setiap pertandingan terasa seperti final.
Namun, pengalaman dan ambisi besar yang dimiliki skuad Persib menjadi pembeda dalam perburuan gelar juara.
“Saya pikir, seperti yang kita semua tahu, kita sedang berjuang bersama Borneo FC untuk menjuarai musim ini. Tapi kami semua tahu peluang itu ada di tangan kami sendiri,” ungkap Klok.
Persib Kini di Atas AnginKemenangan atas PSM membuat Persib semakin dekat dengan trofi Super League 2025/2026. Sebelumnya, Maung Bandung membutuhkan dua kemenangan untuk memastikan gelar tanpa bergantung hasil tim lain.
Namun setelah Borneo FC gagal menang atas Persijap, situasi berubah lebih menguntungkan bagi Persib.
Kini, Marc Klok dan kawan-kawan hanya membutuhkan tambahan satu poin saat menghadapi Persijap Jepara di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Sabtu (23/5), untuk memastikan diri menjadi juara.
“Jika kita menang dua kali, kita tahu kita akan juara. Dan semangat inilah yang hari ini kita bicarakan sebelum pertandingan. Ini peluang kita, kita harus mengambilnya,” tukas Klok. (*)




