Jelang Idul Adha, Pemprov DKI Gencarkan Edukasi Penanganan Hewan Kurban yang Higienis dan Halal

narasi.tv
3 jam lalu
Cover Berita

Dalam rangka menyambut Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (KPKP) menggencarkan edukasi penanganan hewan kurban yang higienis.

Kepala Dinas KPKP DKI Jakarta, Hasudungan A. Sidabalok menyampaikan edukasi ini ditujukan untuk masyarakat umum dan pelaku usaha hewan kurban guna menjamin pelaksanaan kurban yang aman, sehat, dan sesuai dengan syariat Islam.

"Menjelang Hari Raya Idul Adha, Dinas KPKP tidak hanya memperketat pengawasan kesehatan hewan kurban, tetapi juga menggencarkan pelatihan dan sosialisasi kepada para pelaku usaha maupun masyarakat," ujar Hasudungan A. Sidabalok di Jakarta, Minggu (17/5/2026) dikutip dari Antara.

Menurut keterangannya, salah satu upaya utama adalah pemberian pelatihan serta sosialisasi yang intensif kepada para pelaku usaha hewan kurban, pengurus tempat pemotongan hewan, serta masyarakat luas.

Edukasi ini dilakukan agar semua pihak yang terlibat memahami betul prosedur penyembelihan dan penanganan hewan kurban yang benar dan sesuai ketentuan. Dengan sosialisasi ini, diharapkan proses kurban tidak hanya sekadar ritual keagamaan semata, tetapi juga memperhatikan aspek kesehatan dan kebersihan pangan.

Pelatihan Juru Sembelih Halal untuk Menjamin Keamanan Juru Sembelih Halal

Materi yang diajarkan dalam pelatihan sangat lengkap dan menyangkut banyak aspek penting, mulai dari pelatihan kompetensi bagi juru sembelih halal, yang dikenal sebagai Juleha, hingga prosedur pemasukan hewan kurban ke wilayah Jakarta.

Selain itu, para peserta juga diberikan pengetahuan tentang cara memilih hewan kurban yang sehat dan memenuhi syarat, serta pemenuhan persyaratan standar fasilitas penjualan dan lokasi pemotongan hewan.

Dengan demikian, pelatihan ini memperlengkapi para pihak dengan pengetahuan teknis dan normatif yang penting dalam rangka pelaksanaan kurban yang berkualitas.

Standar Kebersihan dan Kesehatan

Edukasi ini juga menitikberatkan pada aspek kebersihan dan kesehatan, yang merupakan pondasi utama agar proses pemotongan hewan kurban memenuhi standar higiene pangan.

Berdasarkan arahan dari Kepala Dinas KPKP DKI Jakarta, Hasudungan A. Sidabalok, upaya memperhatikan tempat pemotongan, alat-alat yang digunakan hingga cara penanganan hewan dan daging dengan cara higienis adalah hal yang sangat penting dalam menjaga kualitas daging kurban agar aman dikonsumsi.

"Langkah tersebut dilakukan agar kualitas daging tetap terjaga hingga didistribusikan kepada warga penerima manfaat," ujar Hasudungan.

Menurutnya, proses yang bersih dan sesuai standar mencegah risiko kontaminasi serta penyakit yang berpotensi membahayakan kesehatan masyarakat.

Pengawasan Kesehatan Hewan Kurban di Berbagai Tahap

Dinas KPKP DKI Jakarta melakukan pengawasan berlapis dalam rangka memastikan hewan yang dikurbankan sehat dan layak konsumsi.

Pemeriksaan Antemortem

Pemeriksaan antemortem merupakan tahap awal pengawasan kesehatan yang dilakukan sebelum hewan disembelih. Pada tahap ini, petugas kesehatan hewan melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap kondisi hewan kurban, termasuk pemeriksaan fisik dan kesehatan umum.

Tujuannya adalah memastikan hewan bebas dari penyakit dan tidak mengalami gangguan kesehatan yang dapat membahayakan konsumen daging.

Pemeriksaan Postmortem

Setelah proses penyembelihan, pemeriksaan postmortem dilaksanakan untuk mengevaluasi kondisi daging yang dihasilkan. Pemeriksaan ini bertujuan untuk memastikan daging yang akan dikonsumsi masyarakat dalam keadaan sehat dan tidak terkontaminasi oleh penyakit.

Pemeriksaan postmortem juga membantu menyingkirkan bagian daging yang tidak layak konsumsi, sehingga menjaga kualitas dan keamanan pangan.

Koordinasi dengan Pemasok

Dalam upaya pengawasan kesehatan hewan kurban yang menyeluruh, Dinas KPKP DKI Jakarta melakukan koordinasi aktif dengan berbagai pihak mulai pemasok hewan dari daerah lain di Indonesia hingga pemangku kepentingan terkait.

Pemeriksaan kesehatan juga dilakukan sejak pengiriman hewan ke lokasi penampungan dan tempat penjualan yang tersebar di lima wilayah Jakarta sejak April hingga Mei 2026. Pendekatan koordinatif ini memastikan tidak ada hewan yang tidak memenuhi standar kesehatan masuk dan dijual di wilayah Jakarta.

Penanganan Daging Kurban yang Higienis dan Aman Konsumsi Kebersihan Alat dan Lokasi Pemotongan Hewan

Pengelolaan kebersihan pada alat-alat dan lokasi pemotongan menjadi perhatian utama dalam mencegah kontaminasi bakteri dan penyakit. Alat-alat yang digunakan dalam pemotongan harus rutin dibersihkan dan disterilkan, serta lokasi pemotongan harus memenuhi standar kesehatan lingkungan.

Proses Penyimpanan dan Distribusi Daging

Setelah penyembelihan, daging kurban harus disimpan dengan baik dalam kondisi suhu yang tepat agar kualitasnya tetap terjaga. Distribusi daging kepada penerima harus dilakukan dengan sistem yang higienis pula, menggunakan wadah bersih dan tertutup agar daging tetap terlindungi dari kontaminasi.

Jaga Kualitas untuk Keamanan Konsumsi Masyarakat

Keseluruhan tahapan dalam proses kurban harus berorientasi pada pemeliharaan kualitas untuk memastikan keamanan pangan bagi masyarakat. Kualitas daging yang terjamin menjadi faktor kritis yang sangat memengaruhi kesehatan masyarakat penerima manfaat. Oleh karena itu, edukasi mengenai tata cara penanganan hewan dan daging kurban yang higienis tidak boleh dianggap remeh dan harus diterapkan secara konsisten.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Lo Kheng Hong Serok Saham DILD dan GJTL
• 7 jam laluidxchannel.com
thumb
Gubernur Papua Pegunungan Polisikan Penyebar Voice Note soal Konflik Wamena
• 18 jam laluviva.co.id
thumb
Alert! Drone Iran Serang Situs Nuklir UEA, Picu Kebakaran Hebat
• 13 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Proyek BESS dan LNG Hub Masuk KEK Palu, Nilai Investasi Capai Rp30 Triliun
• 6 jam lalukatadata.co.id
thumb
Pelapor Khusus PBB Desak Negara Mediterania Lindungi Armada Bantuan ke Gaza
• 59 menit lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.