Luhut Sebut Investor Global Masih Wait and See Hasil Transformasi Integritas Pasar Modal

idxchannel.com
4 jam lalu
Cover Berita

Luhut mengatakan investor global masih wait and see masuk ke pasar saham Indonesia di tengah agenda transformasi integritas pasar modal. 

Luhut Sebut Investor Global Masih Wait and See Hasil Transformasi Integritas Pasar Modal. (Foto: iNews Media Group) s

IDXChannel - Ketua Dewan Ekonomi Nasional Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan investor global masih wait and see masuk ke pasar saham Indonesia di tengah agenda transformasi integritas pasar modal. 

Luhut mengatakan investor asing cenderung mau melihat hasil dari keberhasilan dan keberlanjutan agenda transformasi yang dilakukan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Self-Regulatory Organization (SRO). Hal tersebut membuat arus dana asing saat ini belum banyak masuk ke pasar saham Indonesia. 

Baca Juga:
Danantara Mulai Jajal Pasar Modal Lewat Manajer Investasi

"Saya menekankan secara khusus kepada mereka terkait reformasi pasar modal. Langkah OJK sejauh ini sudah tepat, tetapi kita harus akui bahwa sebagian investor global masih 'wait and see', apakah implementasinya bisa konsisten sehingga meningkatkan kredibilitas pasar modal," ujar Luhut dalam unggahan sosial media resmi miliknya, saat melakukan Rapat Bersama OJK, Senin (18/5/2026).

Luhut mengaku, beberapa waktu lalu ia sempat menjalin pertemuan dengan penyedia indeks global Morgan Stanley Capital International (MSCI) untuk mendengar pandangan terhadap pasar modal Indonesia. Menurutnya, MSCI menaruh harapan besar terhadap keberhasilan agenda reformasi integritas pasar modal Indonesia. 

Baca Juga:
BEI Apresiasi ICSA Ikut Sosialisasi Agenda Reformasi Pasar Modal

"Beberapa waktu lalu, ketika tim dari MSCI datang menemui saya, mereka sampaikan betapa besarnya harapan terhadap pasar modal Indonesia. Ha ini menjadi bukti bahwa potensi kita luar biasa besar, maka dari itu momentum emas ini tidak boleh kita sia-siakan," kata Luhut. 

Luhut menyebut, OJK bukan sekedar lembaga yang menjaga stabilitas sektor keuangan di tengah situasi global yang sedang tidak menentu hari ini. Namun tugas lain OJK yang juga tidak boleh luput ialah memastikan kepercayaan terhadap perekonomian Indonesia tetap kokoh. 

Baca Juga:
OJK Pastikan Status Pasar Modal RI Tetap Emerging Market usai Pengumuman MSCI

"Di tengah situasi global vang sedang tidak menentu, mereka mendapatkan tambahan tugas yang cukup krusial. Bukan hanya menjaga stabilitas sektor keuangan, tetapi juga memastikan kepercayaan terhadap perekonomian," tuturnya. 

Baca Juga:
OJK Akui Beberapa Perusahaan Tunda IPO di Tengah Agenda Transformasi Pasar Modal

Adapun agenda transformasi integritas pasar modal yang saat ini tengah dikerjakan misalnya kenaikan batas minimum kepemilikan saham publik atau free float, dari sebelumnya 7,5 persen menjadi 15 persen. Aturan ini berlaku bagi perusahaan sudah melantai, maupun yang akan melantai di Bursa Efek Indonesia.

Berdasarkan Surat Keputusan Direksi Bursa Efek Indonesia perihal Perubahan Peraturan Nomor I-A tentang Pencatatan Saham dan Efek Bersifat Ekuitas selain Saham yang Diterbitkan oleh Perusahaan Tercatat, bagi calon perusahaan tercatat yang telah menyampaikan permohonan pencatatan sebelum tanggal diberlakukan keputusan tersebut, 31 Maret 2026, maka prosesnya masih diatur dalam peraturan lama.

Selain peningkatan free float menjadi 15 persen, OJK, BEI dan SRO juga akan melacak siapa-siapa saja yang menjadi pemegang saham free float tersebut. BEI akan menampilkan nama investor untuk setiap kepemilikan saham di atas 1 persen.

Klasifikasi jenis investor juga diperluas, dari sebelumnya 9 tipe investor, menjadi 39 tipe dan subtipe investor. Penguatan transparansi juga dilakukan dengan merilis daftar saham-saham yang konsentrasi kepemilikannya tinggi atau high shareholder concentration (HSC). 

(Febrina Ratna Iskana) 


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
BMKG Prakirakan Hujan hingga Cuaca Berkabut Terjadi di Sejumlah Wilayah, Berikut Rinciannya
• 10 jam lalukompas.tv
thumb
Apresiasi Inpres Penurunan Bunga PNM, Ketua DPD RI Sultan Minta Pemda Dampingi Kelompok Usaha Ibu-Ibu Desa
• 21 jam lalujpnn.com
thumb
Wamendagri Ribka Pastikan Penanganan Pengungsi Jayawijaya Terkoordinasi
• 7 jam laludisway.id
thumb
Festival Budaya Isen Mulang 2026 Resmi Dibuka, Banyak Hiburan hingga Promosi Budaya
• 1 jam lalutvonenews.com
thumb
Pengedar Narkoba di Jakut Ditangkap, 32 Kg Sabu Asal Malaysia Disita
• 8 jam laludetik.com
Berhasil disimpan.