JAKARTA, DISWAY.ID-- Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meresmikan Puskemas Pembantu Meruya Selatan II, Kembangan, Jakarta Barat, pada Senin, 18 Mei 2026.
Dalam kesempatan itu, Pramono Anung mengatakan bahwa fasilitas kesehatan tersebut setiap harinya dapat melayani antara 80 sampai dengan 100 orang pasien. Bahkan lebih.
BACA JUGA:Pelatihan Vokasi Batch 2 Kemnaker Dibuka 19 Mei 2026: Kuota 30 Ribu Peserta, Gratis dan Bersertifikat BNSP
"Dan tadi saya melihat hampir semua fasilitas yang dimiliki, kondisinya sangat-sangat baik, dan respon masyarakat mereka rata-rata mengapresiasi terhadap pelayanan yang ada," ujar Pramono.
Tak hanya sebagai pusat fasiltas kesehatan, Puskemas tersebut juga digunakan sebagai ruang berkumpul bagi para lansia.
"Bahkan baru pertama kali saya ada kelompok lansia, ada yang sampai usia 83, yang memanfaatkan Puskesmas ini untuk tempat berkumpul sekaligus sebagai sarana untuk berolahraga dan bersilahturahmi," tuturnya.
BACA JUGA:Purbaya Wacanakan Pemutihan Rokok Ilegal, ICW Wanti-wanti Dampak Buruknya
Mas Pram--sapaan karibnya, menyampaikan bahwa Puskesmas tersebut memiliki puluhan sumber daya manusia (SDM). Masyakarakat tak perlu risau dengan pelayanannya.
"Jumlah SDM di Meruya Selatan 2 ini sebanyak 17 orang ada dokter umum 2, dokter gigi, bidan, perawat, dan sebagainya dan ini memang secara khusus menangani untuk Meruya Selatan," urainya.
Pramono berharap, dengan diresmikannya Puskesmas Pembantu Meruya II itu, kebutuhan masyarakat akan kesehatan di Jakarta semakin baik.
BACA JUGA:Wamendagri Ribka Pastikan Penanganan Pengungsi Jayawijaya Terkoordinasi
"Karena seperti kita ketahui bersama, Jakarta mempunyai 31 rumah sakit dan akan membangun dua rumah sakit lagi, 44 Puskesmas dan 292 Puskesmas Pembantu," urainya.
"Itulah yang menjadi ujung dari pemerintah DKI Jakarta untuk memberikan pelayanan kesehatan terbaik bagi masyarakat," tambah Pramono menutup.
Sekadar informasi, turut hadir dalam peresmian tersebut; Wali Kota Jakarta Barat Iin Mutmainnah; Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta Ani Ruspitawati hingga Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Ima Mahdiah.





