2 Siswa SMK di Depok Dapat Penghargaan NASA Usai Temukan Celah Sistem Keamanan

kumparan.com
1 jam lalu
Cover Berita

Dua siswa SMK Taruna Bhakti Depok berhasil menemukan celah sistem keamanan milik Badan Antariksa Amerika Serikat (NASA). Kedua siswa tersebut adalah Rakha Hayya Ilhamsyah dan Balqis Amanda.

Mereka merupakan siswa kelas XI Konsentrasi Keahlian Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ). Keduanya terlibat dalam aktivitas bug hunting dan penetration testing melalui platform resmi yang mempertemukan peneliti keamanan dengan berbagai institusi global.

Kepala Program Jurusan TKJ SMK Taruna Bhakti, Agung Setiawan saat ditemui kumparan di sekolah mengatakan kedua siswa itu saat ini sedang menjalani program PKL dari sekolah.

Menurut Agung, sehari-hari kedua siswanya itu aktif mengikuti kegiatan dan kompetisi di bidang keamanan siber.

Menurut Agung, kedua siswa tersebut dikenal aktif dalam kegiatan sekolah, terutama pada mata pelajaran kejuruan.

"Kalau kesehariannya dua siswa ini emang cukup aktif di dalam kelas, terutama di dalam pelajaran kejuruan," kata Agung kepada kumparan, Senin (18/5).

Ia pun menjelaskan awal mula kedua siswanya mengikuti program bug bounty yang dibuka oleh NASA. Program ini bertujuan untuk menemukan dan memperbaiki celah sebelum dieksploitasi oleh penjahat siber.

"Awalnya siswa ini mengikuti kegiatan yang diselenggarakan oleh NASA itu sendiri. Jadi NASA membuka sebuah program yang bisa diikuti oleh siapa saja mengenai terkait dengan kerentangan sistem yang ada di NASA," ujarnya.

"Nah dari itu mereka mencoba untuk mengikuti dengan mendaftarkan diri," imbuhnya.

Dari platform tersebut, keduanya mulai mencari celah kerentanan sistem milik NASA hingga akhirnya berhasil menemukan celah itu untuk diverifikasi dan dilaporkan.

Mereka menemukan tautan eksternal yang sudah tidak aktif tetapi masih tercantum dalam sistem saat melakukan pencarian bertahap terhadap aset digital milik NASA.

"Jadi ada berbagai macam metode yang digunakan. Mereka mungkin lebih hafal dengan metodenya menggunakan apa," tutur Agung.

Pihak sekolah, kata Agung, hanya memberikan pelatihan dasar mengenai keamanan jaringan. Sementara kemampuan lebih lanjut banyak didapatkan siswa dari luar sekolah.

"Dari pihak sekolah hanya memberikan materi tentang keamanan jaringan. Sebetulnya sistem keamanan jaringan lebih ke sistem dalam internal jaringan sendiri," jelasnya.

Ia mengungkapkan prestasi yang diraih kedua siswa tersebut lebih banyak diperoleh dari aktivitas di luar sekolah, seperti mengikuti komunitas cybersecurity.

"Belajar sendiri atau belajar mandiri melalui YouTube, melalui channel-channel kursus dan aktif di komunitas," ucapnya.

NASA memberikan penghargaan kepada kedua siswa tersebut melalui surat elektronik (email) yang dikirimkan kepada Rakha Hayya Ilhamsyah oleh Senior Agency Information Security Officer SAISO NASA, Kelvin Taylor.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Malaysia Bikin Paket Wisata Durian Series, Bisa Makan Buah di Kebunnya Langsung
• 7 jam lalukumparan.com
thumb
Siap-siap, Bayi Panda Rio Bakal Diperkenalkan Taman Safari Bogor Pada 31 Mei
• 4 jam lalukumparan.com
thumb
Persib di Ambang Juara, Marc Klok Ajak Tim Fokus Laga Terakhir
• 10 jam lalumedcom.id
thumb
Rupiah Melemah di Atas Rp 17.600 per Dolar AS, Pengamat Beberkan Biang Keroknya
• 4 jam lalukumparan.com
thumb
Jadwal Layanan SIM Keliling di Jakarta dan Sekitarnya Hari Ini 18 Mei 2026, Cek Ada 5 Lokasi Perpanjang!
• 10 jam laludisway.id
Berhasil disimpan.