HARIAN FAJAR, TAKALAR — Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Takalar menggelar kegiatan Sosialisasi Administrasi Kependudukan dan Pencatatan Sipil dirangkaikan dengan layanan rekam cetak KTP-el dan Kartu Identitas Anak (KIA).
Kegiatan digelar pukul 09.00 Wita hingga selesai di Aula Kantor Desa Tamalate Kecamatan Galesong Utara, Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan, Senin, 18 Mei.
Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Disdukcapil Takalar Abdul Wahab, Kabid Pelayanan Pendaftaran Penduduk Disdukcapil Takalar Djabal Rumpang, Kepala Desa Tamalate Husain, serta sejumlah aparat desa dan masyarakat setempat.
Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Disdukcapil Takalar dalam mendekatkan layanan administrasi kependudukan kepada masyarakat. Selain sosialisasi, warga juga diberikan pelayanan langsung berupa perekaman dan pencetakan KTP elektronik.
Layanan penerbitan Kartu Identitas Anak (KIA) dan aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD) turut menjadi fokus dalam kegiatan tersebut.
Dalam pemaparannya, Kepala Disdukcapil Takalar Abdul Wahab menegaskan pentingnya dokumen kependudukan sebagai dasar memperoleh pelayanan publik.
Ia mengingatkan masyarakat untuk selalu memperbarui data kependudukan, khususnya data pendidikan dan pelaporan peristiwa penting.
Menurutnya, pelaporan peristiwa penting seperti kelahiran dan kematian sangat berpengaruh terhadap validitas data kependudukan.
“Kami ingin masyarakat memahami bahwa dokumen kependudukan itu sangat penting karena menjadi dasar dalam berbagai pelayanan, baik pendidikan, kesehatan maupun bantuan sosial,” ujar Abdul Wahab.
Ia juga menekankan seluruh layanan administrasi kependudukan di Disdukcapil Takalar diberikan secara gratis kepada masyarakat.
“Tidak ada pungutan biaya dalam pengurusan administrasi kependudukan. Semua layanan Dukcapil gratis dan masyarakat jangan ragu untuk mengurus dokumennya,” tegasnya.
Selain itu, Abdul Wahab turut mengajak masyarakat mulai beradaptasi dengan layanan digital melalui aktivasi IKD. Menurut dia, penggunaan IKD dapat mempermudah masyarakat dalam mengakses identitas kependudukan melalui telepon genggam.
Kabid Pelayanan Pendaftaran Penduduk Disdukcapil Takalar Djabal Rumpang juga memberikan penjelasan terkait prosedur perekaman KTP-el dan penerbitan KIA.
Ia mengimbau warga yang telah cukup umur segera melakukan perekaman agar memiliki identitas resmi. Sementara itu, Kepala Desa Tamalate Husain menyambut baik kegiatan jemput bola yang dilakukan Disdukcapil Takalar di wilayahnya.
Menurut Husain, pelayanan langsung seperti ini sangat membantu masyarakat desa yang terkadang terkendala jarak dan waktu untuk datang ke kantor Dukcapil.
“Kami sangat mengapresiasi kegiatan ini karena masyarakat bisa langsung mendapatkan pelayanan di desa tanpa harus jauh-jauh ke kantor Dukcapil,” kata Husain.
Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dilakukan secara berkala agar kesadaran masyarakat terhadap pentingnya administrasi kependudukan semakin meningkat.
Antusiasme warga terlihat sejak pagi hari dengan banyaknya masyarakat yang datang untuk melakukan perekaman KTP-el maupun aktivasi IKD.
Salah satu warga, Marsella, yang melakukan perekaman KTP-el mengaku senang dengan pelayanan yang diberikan.
Warga kelahiran 15 Juni 2008 itu mengatakan proses pelayanan berlangsung cepat dan memudahkan masyarakat.
“Pelayanannya bagus dan cepat, jadi kami terbantu karena bisa rekam KTP langsung di desa,” ujar Marsella.
Dalam kegiatan tersebut, proses perekaman KTP-el dilakukan oleh petugas rekam Disdukcapil Takalar, Ardiansyah.
Petugas tampak melayani warga secara bergantian untuk memastikan proses perekaman berjalan lancar.
Kegiatan sosialisasi dan pelayanan administrasi kependudukan itu berlangsung tertib hingga selesai.
Disdukcapil Takalar berharap masyarakat semakin sadar pentingnya tertib administrasi kependudukan demi mendukung akurasi data dan pelayanan publik yang maksimal. (mgs)





