Kemenag: Spirit Kiai Wahab Hasbullah Relevan Perkuat Pesantren dan NKRI

disway.id
1 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, DISWAY.ID-- Kementerian Agama (Kemenag) menegaskan pentingnya menghidupkan kembali spirit perjuangan KH. Abdul Wahab Hasbullah sebagai fondasi penguatan moderasi beragama, transformasi pesantren, dan penguatan kebangsaan di tengah tantangan sosial keagamaan saat ini.

Penegasan tersebut mengemuka dalam kegiatan bedah buku KH. Abdul Wahab Hasbullah: Pendiri NU Penggerak NKRI bertema The Mastermind of Movement: Mengupas Tuntas Seni Kepemimpinan Inklusif dan Dialektika Moderasi  yang digelar di UIN Jurai Siwo Lampung.

BACA JUGA:Wakil Papua di DBL Camp 2026, Christopher Adrian Yawe Tak Takut Saingi Campers Nasional

Kegiatan itu menjadi ruang refleksi untuk menghidupkan kembali pemikiran dan perjuangan KH. Abdul Wahab Hasbullah sebagai salah satu tokoh penting pendiri Nahdlatul Ulama sekaligus penggerak kebangsaan Indonesia.

Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar yang hadir melalui tayangan video menegaskan bahwa pesantren merupakan institusi pendidikan asli Indonesia yang telah teruji oleh zaman dan memiliki peran strategis dalam menjaga moralitas bangsa serta mencetak kader pemimpin berjiwa nasionalisme dan keislaman.

BACA JUGA:Cara Aktivasi BCA ID di myBCA Beli Tiket Konser The Weeknd di Jakarta 2026, Cek Verifikasinya Supaya Berhasil

Menag menyampaikan bahwa pemerintah saat ini tengah memperkuat kelembagaan pesantren melalui transformasi Direktorat Jenderal Pesantren di lingkungan Kementerian Agama.

Menurutnya, langkah tersebut dilakukan agar pesantren tidak hanya menjadi benteng moral, tetapi juga berkembang sebagai pusat inovasi, pemberdayaan ekonomi umat, dan institusi pendidikan yang mampu bersaing secara global.

“Jika dahulu KH. Abdul Wahab Hasbullah menggunakan organisasi dan diplomasi untuk menjaga bangsa, maka hari ini kita harus menggunakan ilmu pengetahuan dan teknologi untuk menjaga kedaulatan bangsa serta martabat kemanusiaan,” ujar Menag.

BACA JUGA:Pedagang Hewan Kurban di Johar Baru Korbankan Hak Pejalan Kaki, Camat Ngaku Kecolongan

Menag juga menekankan pentingnya meneladani pemikiran dan perjuangan KH. Abdul Wahab Hasbullah dalam membangun pendidikan Islam yang moderat, adaptif, dan relevan terhadap perkembangan zaman.

Direktur Pesantren Ditjen Pendidikan Islam, Basnang Said, menyampaikan bahwa sejarah perjuangan Indonesia tidak dapat dilepaskan dari kontribusi pesantren dan tokoh-tokoh besar seperti Kiai Wahab Hasbullah.

“Ketika berbicara tentang Indonesia dan pesantren, maka tidak lengkap jika tidak membicarakan Kiai Wahab Hasbullah. Beliau bukan hanya pendiri organisasi, tetapi juga pemikir kebangsaan yang menjaga keutuhan Indonesia melalui pendekatan keagamaan yang moderat,” katanya.

BACA JUGA:GOKIL! Madonna, Shakira, dan BTS Bakal Jadi Headliner Halftime Show Final Piala Dunia 2026

Basnang menilai warisan pemikiran Kiai Wahab masih sangat relevan dalam menghadapi tantangan intoleransi, kekerasan, dan fragmentasi sosial di Indonesia saat ini.

  • 1
  • 2
  • »

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
DPRD Pasuruan Sahkan 3 Perda Strategis Setelah Mangkrak 2,5 Tahun
• 15 menit laluberitajatim.com
thumb
Kejaksaan Lelang 308 Aset Rampasan Korupsi dan Pidana di BPA Fair 2026
• 4 jam laluokezone.com
thumb
Indonesia Diperkirakan Surplus Jagung Capai 5,73 Juta Ton
• 11 jam laluidxchannel.com
thumb
Komandan Pleton Israel Tewas Kena Serangan Hizbullah di Lebanon
• 12 jam lalurepublika.co.id
thumb
Persib Selangkah Hattrick Juara, Marc Klok: Bobotoh, Mari Kita Ciptakan Sejarah!
• 9 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.