Cerita teman kumparanWOMAN Berhenti Jadi People Pleaser, Ini Tipsnya!

kumparan.com
1 jam lalu
Cover Berita

Jika kamu selalu berusaha menyenangkan orang-orang di sekitarmu, bisa jadi kamu termasuk people pleaser. Meski sekilas terlihat baik, kebiasaan ini sebenarnya bisa menguras energi dan membuatmu lebih mudah stres.

Menurut laman Wellnest, seorang people pleaser biasanya rela melakukan apa saja agar orang lain nggak kecewa kepadanya. Salah satu ciri yang paling sering terlihat adalah sulit mengatakan “tidak”, bahkan saat dirinya merasa keberatan atau nggak nyaman.

Demi membuat orang lain bahagia, people pleaser sering memaksakan diri untuk memenuhi berbagai permintaan di luar batas kemampuannya. Sayangnya, kebiasaan ini justru bisa membuatmu merasa kurang dihargai, lelah secara emosional, hingga kehilangan kendali atas hidup sendiri.

Nah, buat kamu yang sedang berusaha berhenti jadi people pleaser, simak cerita dan tips dari teman kumparanWOMAN berikut ini, ya!

Cara Lepas dari Sifat People Pleaser

Cerita pertama datang dari Amira (22), member teman kumparanWOMAN. Dulu, ia dikenal sebagai sosok yang nggak enakan dan sulit menolak ajakan teman, bahkan untuk hal-hal yang sebenarnya cukup merugikan dirinya sendiri.

Ia bercerita, “Dulu tuh aku tipe yg kalau diajak nongkrong di cafe mahal ayo aja padahal dompet nangis,” ujarnya.

Belajar dari pengalaman itu, sekarang Amira mulai berani menolak agar pikirannya terasa lebih tenang. Kalau kondisi keuangannya sedang kurang baik, ia memilih jujur dan bilang bahwa dirinya belum bisa ikut.

Di sisi lain, teman kumparan Dinda (34) juga makin sadar bahwa waktu adalah hal yang sangat berharga. Kini, ia mulai berani bilang “nggak” pada ajakan dari circle toxic atau aktivitas yang dirasa nggak membawa manfaat untuk dirinya.

Selain sudah lebih berani menolak, Dinda juga memilih fokus pada hal-hal yang memang jadi prioritas hidupnya. Menurutnya, kalau nggak ada kemauan untuk berubah dan terus menuruti semua orang hanya demi dianggap baik, kebiasaan people pleaser nggak akan pernah benar-benar berhenti.

Belajar Berhenti dari Sifat People Pleaser

Selain mencoba berbagai cara dari teman kumparanWOMAN, kamu juga bisa mulai menerapkan beberapa langkah sederhana lainnya untuk perlahan keluar dari kebiasaan people pleaser. Dikutip dari laman Psychology Today, berikut beberapa cara yang bisa dilakukan:

Temukan beragam cerita istimewa dari ribuan perempuan hebat lainnya, gabung komunitas teman kumparanWOMAN di kum.pr/tkwoman1


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Di Pekan Literasi Unhas 2026, Wali Kota Makassar Dorong Pejabat Tulis Buku 
• 8 jam laluharianfajar
thumb
Dipanggil KPK di Kasus Haji, Segini Harta Kekayaan Muhadjir Effendy yang Kini Jadi Penasihat Khusus Presiden
• 2 jam lalutvonenews.com
thumb
I.League Isyaratkan Piala Indonesia Hidup Lagi Setelah 7 Tahun Mati Suri, Kembali Digelar Musim Depan
• 2 jam lalubola.com
thumb
I.League Hapus Regulasi Wajib Mainkan Pemain U23 Mulai Musim Depan
• 15 jam lalupantau.com
thumb
Ini Deretan Negara yang Punya Pola Makan Tersehat dan Bikin Panjang Umur-World In Minute
• 8 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.