Dipanggil KPK di Kasus Haji, Segini Harta Kekayaan Muhadjir Effendy yang Kini Jadi Penasihat Khusus Presiden

tvonenews.com
1 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, tvOnenews.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memanggil mantan Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy sebagai saksi dalam penyidikan kasus dugaan korupsi kuota haji.

Pemanggilan dilakukan karena Muhadjir pernah menjabat sebagai Menteri Agama ad interim pada tahun 2022.

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan pemeriksaan terhadap Muhadjir dijadwalkan berlangsung pada Senin (18/5/2026).

“Dalam lanjutan penyidikan perkara terkait kuota haji, hari ini penyidik menjadwalkan pemeriksaan terhadap saksi Saudara MHJ selaku Menteri Agama ad interim tahun 2022,” kata Budi kepada wartawan.

Namun, Muhadjir diketahui meminta penjadwalan ulang pemeriksaan tersebut.

“Yang bersangkutan sudah konfirmasi dan mengajukan penundaan pemeriksaan. Penyidik akan menjadwalkan ulang untuk pemeriksaannya,” lanjut Budi.

KPK Sudah Tetapkan Empat Tersangka

Dalam kasus dugaan korupsi kuota haji ini, KPK telah menetapkan empat tersangka.

Mereka adalah:

  1. Mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas

  2. Mantan staf khusus Menag, Ishfah Abidal Azis alias Gus Alex

  3. Ismail

  4. Ketua Umum Asosiasi Kesthuri Asrul Azis Taba

KPK menduga terjadi pemberian uang kepada Yaqut melalui perantara mantan staf khususnya, Gus Alex.

Ismail disebut memberikan uang sebesar USD 30 ribu kepada Gus Alex. Selain itu, Ismail juga diduga menyerahkan USD 5.000 kepada mantan Dirjen PHU Kemenag Hilman Latief.

KPK menyebut kerugian negara dalam kasus ini mencapai Rp622 miliar berdasarkan hasil penghitungan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

Profil Muhadjir Effendy

Muhadjir Effendy lahir di Madiun, Jawa Timur, pada 29 Juli 1956. Ia dikenal sebagai akademisi, tokoh Muhammadiyah, sekaligus politikus yang pernah menduduki sejumlah jabatan penting di pemerintahan.

Saat ini, Muhadjir menjabat sebagai Penasihat Khusus Presiden Bidang Urusan Haji di era Presiden Prabowo Subianto.

Sebelumnya, ia pernah menjabat sebagai Menteri Pendidikan dan Kebudayaan pada periode 2016–2019, lalu dipercaya menjadi Menko PMK pada periode 2019–2024 di masa pemerintahan Presiden Joko Widodo.

Muhadjir juga sempat menjadi Pelaksana Tugas Menteri Sosial pada 2020 dan 2024 serta Plt Menteri Pemuda dan Olahraga pada 2023.

Sebelum masuk kabinet, Muhadjir dikenal luas di dunia pendidikan sebagai Rektor Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) selama tiga periode, yakni 2000–2016.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Sinopsis Drama China Pull Strings, Perjuangan Ao Ruipeng Raih Keabadian di Tengah Dunia Para Dewa
• 1 jam lalugrid.id
thumb
BREAKING NEWS: Pemerintah Tetapkan Idul Adha 1447 Hijriah Jatuh pada 27 Mei 2026
• 22 jam lalutvonenews.com
thumb
Raphinha Bersinar Saat Barcelona Bungkam Real Betis 3-1 di Laga Perpisahan Lewandowski
• 9 jam lalupantau.com
thumb
Foto: Perajin Tahu Hadapi Dampak Kebergantungan Kedelai Impor
• 6 jam lalukumparan.com
thumb
Uni Emirat Arab Ungkap Alasan Hengkang dari OPEC
• 7 jam lalubisnis.com
Berhasil disimpan.