FAJAR, MAKASSAR — UPT Layanan Bahasa Universitas Hasanuddin (Unhas) menggelar kegiatan pengenalan budaya dan objek wisata bagi mahasiswa asing yang belajar Bahasa Indonesia, Sabtu, 16 Mei 2026. Kegiatan ini menjadi salah satu program unggulan bagi pemelajar Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA) untuk meningkatkan pemahaman terhadap budaya Sulawesi Selatan.
Sebanyak delapan mahasiswa dari berbagai negara mengikuti kegiatan tersebut. Mereka di antaranya Md Razoan Karim dari Bangladesh, Abdifatah Ali Mohamed dari Somalia, Jema Kiazolu dari Liberia, George Isdori Cosmas dari Tanzania, Shafik Bulafu Wandulu dari Uganda, Faisal Saeed dari Pakistan, dan Muslim Dalha dari Nigeria. Para peserta merupakan penerima Beasiswa Kemitraan Negara Berkembang (KNB) dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi di Unhas.
Selain itu, seorang pemelajar BIPA asal Kanada juga turut ambil bagian dalam kegiatan pengenalan budaya dan wisata yang berlangsung di Kabupaten Maros tersebut.
Dalam kegiatan ini, para mahasiswa asing diajak mengunjungi sejumlah destinasi wisata dan situs budaya, seperti Taman Wisata Alam Bantimurung, kawasan karst Rammang-Rammang, serta Taman Arkeologi Leang-Leang.
Melalui kunjungan tersebut, peserta diharapkan tidak hanya semakin tertarik mempelajari Bahasa Indonesia, tetapi juga mampu memahami nilai budaya dan sejarah yang ada di Sulawesi Selatan.
Turut hadir mendampingi kegiatan tersebut Koordinator BIPA UPT Layanan Bahasa Unhas, Dr. Inriati Lewa, pengajar BIPA Syahwan Alfianto Amir, serta staf UPT Layanan Bahasa Unhas.
“Dengan belajar budaya dan sejarah, pemelajar BIPA di Layanan Bahasa Unhas tidak hanya diharapkan mampu menguasai tata bahasa dan kosakata Bahasa Indonesia, tetapi juga memiliki rasa apresiasi dan penghargaan terhadap kekayaan budaya di Indonesia,” ujar Dr. Inriati Lewa. (*/)





