Dua Jurnalis Republika Diculik Israel Saat Meliput Aksi Kemanusiaan Global Sumud Flotilla

wartaekonomi.co.id
14 jam lalu
Cover Berita
Warta Ekonomi, Jakarta -

Pemimpin Redaksi Republika, Andi Muhyiddin, melayangkan kecaman keras terhadap tindakan militer Israel yang melakukan intersepsi atau pencegatan terhadap kapal misi kemanusiaan, Global Sumud Flotilla, saat berlayar di kawasan perairan internasional.

"Tindakan tersebut dinilai sebagai pelanggaran nyata terhadap hukum internasional, kebebasan sipil warga dunia, serta prinsip kemanusiaan universal," kata Andi.

Andi menegaskan bahwa kehadiran para relawan dari berbagai negara di kapal tersebut murni bergerak atas dasar kemanusiaan untuk menembus blokade Gaza, bukan untuk tujuan provokasi bersenjata.

"Para relawan datang bukan membawa senjata, melainkan solidaritas, obat-obatan, bantuan logistik, dan suara nurani dunia untuk warga sipil Palestina yang selama berbulan-bulan menghadapi blokade, kelaparan, dan agresi tanpa henti,” ungkap Andi.

Kecemasan khusus juga ditujukan pada nasib dan keselamatan Warga Negara Indonesia (WNI) yang tergabung dalam pelayaran tersebut.

Diketahui, rombongan kapal kemanusiaan itu membawa sembilan relawan asal Indonesia. Dua di antaranya adalah jurnalis Republika, yakni Bambang Noroyono dan Thoudy Badai, yang ditugaskan untuk melakukan peliputan jurnalistik sekaligus mengawal misi kemanusiaan tersebut.

Andi menegaskan bahwa keselamatan seluruh relawan, khususnya para jurnalis yang sedang bertugas, kini menjadi fokus dan perhatian serius pihak redaksi.

Menutup pernyataannya, Andi mewakili Republika menyuarakan solidaritas penuh terhadap gerakan kemanusiaan global ini.

Pihaknya dengan tegas menolak segala bentuk upaya kriminalisasi, intimidasi, maupun tindakan represif militer terhadap misi kemanusiaan damai yang berlayar di wilayah perairan internasional.

"Kami berdiri bersama para relawan kemanusiaan dunia. Dan kami menolak segala bentuk kriminalisasi terhadap misi kemanusiaan di perairan internasional,” pungkasnya.

Sebelumnya beredar video yang tersebar di sosial media bahwa jurnalis Bambang Noroyo menjadi korban penculikan oleh tentara Israel.

"Saya Bambang Noroyo (Abeng) WNI saya partisipan misi kemanusiaan, jika anda menemukan video ini mohon disampaikan ke pemerintah Indonesia bahwa saat ini saya jadi korban penculikan tentara penjajahan zionis Israel," katanya.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Wali Kota Agustina Resmi Lantik Handi Priyanto Sebagai Sekda Kota Semarang
• 11 jam lalurctiplus.com
thumb
Jelang Idul Adha 2026, Peternak di Bekasi Ini Sukses Jual 2.901 Ekor Sapi Sampai Kekurangan Stok
• 4 jam lalukompas.com
thumb
Awal Pekan, IHSG Melemah Seiring Kekhawatiran Era Tingginya Suku Bunga Imbas Konflik
• 23 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Menkeu Jamin Anggaran Alutsista hingga Makan Bergizi Gratis Tak Ganggu APBN
• 19 jam lalumatamata.com
thumb
IHSG Berpotensi Rebound Terbatas, Pasar Cermati Sentimen Global hingga Rupiah
• 3 jam laluidxchannel.com
Berhasil disimpan.