Motif dan Hal Memberatkan Hukuman Tiga Oknum TNI Terlibat Pembunuhan Eks Kacab Bank

liputan6.com
2 jam lalu
Cover Berita
Liputan6.com, Jakarta -

Oditur Militer mengungkap motif uang menjadi pemicu tiga prajurit TNI membunuh kepala cabang bank, Muhammad Ilham Pradipta.

Hal tersebut disampaikan Oditur Militer Mayor Chk Wasinton Marpaung saat membacakan tuntutan di Pengadilan Militer II-08 Jakarta, Senin (18/5/2026).

“Para terdakwa melakukan tindak pidana karena ingin mendapatkan uang,” kata Wasinton di persidangan.

Dalam menyusun tuntutan, oditur mempertimbangkan sejumlah hal yang memberatkan para terdakwa. Menurut Wasinton, tindakan ketiga prajurit tersebut melanggar Sapta Marga, Sumpah Prajurit butir kedua, serta Delapan Wajib TNI butir ketujuh.

Perbuatan mereka juga dinilai mencoreng nama baik TNI, khususnya satuan Komando Pasukan Khusus atau Kopassus tempat para terdakwa berdinas.

Selain itu, keluarga korban disebut mengalami kerugian besar akibat perbuatan para terdakwa. Istri korban kehilangan suami, sementara anak-anak korban kehilangan sosok ayah.

“Para terdakwa tidak pernah meminta maaf kepada istri korban dan keluarganya,” ujar Wasinton.

Oditur juga menyoroti sikap para terdakwa yang dinilai lebih mengutamakan uang dibanding kehormatan sebagai prajurit TNI Angkatan Darat.

“Bahwa para terdakwa lebih mementingkan ingin mendapat uang daripada kehormatan sebagai prajurit TNI Angkatan Darat,” ucapnya.

Meski demikian, oditur menyebut ketiga terdakwa menyesali perbuatannya. Mereka juga diketahui pernah menjalani operasi militer di sejumlah wilayah, termasuk Papua dan Poso.

Khusus terdakwa Serka FY, oditur mengungkap adanya permohonan keringanan hukuman dari Kepala Perbekalan Angkutan Kopassus melalui surat tertanggal 12 Mei 2026.

 

 

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Ujung Polemik Cerdas Cermat MPR di Kalbar: Final Ulang Ditolak 2 Sekolah
• 13 jam lalukompas.com
thumb
DPR Waspadai Capital Outflow Besar pada 29 Mei 2026, BI Diminta Siaga
• 2 jam lalukompas.tv
thumb
Sespimmen Polri Turun ke Polresta Mataram, Perkuat Soal Kepemimpinan
• 3 jam laludetik.com
thumb
Kronologi Guru SD di Bogor Ditodong lalu Dibegal Penumpang Saat Nyambi Ojek
• 10 jam laludetik.com
thumb
BEI Belum Terima Rencana Aksi Korporasi Emiten Berstatus HSC, Buka Ruang Diskusi
• 4 jam laluidxchannel.com
Berhasil disimpan.