Pantau - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta bersama Polda Metro Jaya mengintegrasikan sekitar 24 ribu kamera pengawas atau CCTV dalam satu sistem terpadu guna menjaga ketertiban umum dan meningkatkan keamanan di wilayah Jakarta.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo mengatakan pengelolaan bersama CCTV tersebut menjadi tahap awal sebelum dilakukan pengembangan sistem pengawasan yang lebih luas.
"CTV yang akan dikelola bersama kurang lebih di tahap awal ini sebelum pengembangan, kurang lebih nanti 24.000," ungkap Pramono.
Integrasi CCTV dari Berbagai Titik StrategisCCTV yang diintegrasikan berasal dari berbagai sumber, mulai dari Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), organisasi perangkat daerah (OPD), sarana lalu lintas milik Polda Metro Jaya, hingga gedung bertingkat lebih dari empat lantai di Jakarta.
Selain itu, kamera pengawas yang telah terpasang di sejumlah titik strategis seperti MRT, LRT, Transjakarta, dan gedung bertingkat juga akan dihubungkan dalam satu sistem pengawasan terpadu.
Pramono menyebut integrasi CCTV tersebut diharapkan dapat memperluas jangkauan pengawasan sekaligus memperkuat program “Jaga Jakarta” yang dijalankan bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) DKI Jakarta.
"Kalau itu bisa dilakukan, maka Jakarta akan semakin lengkap data yang dimiliki dan mudah-mudahan ini akan memperkuat Jaga Jakarta," ujarnya.
Polda Metro Fokus Antisipasi Begal dan CurasKapolda Metro Jaya Asep Edi Suheri mengatakan kerja sama dengan Pemprov DKI Jakarta diarahkan untuk mengoptimalkan pemanfaatan teknologi dalam mengantisipasi berbagai tindak kejahatan jalanan.
Jenis kejahatan yang menjadi perhatian di antaranya begal dan pencurian dengan kekerasan atau curas yang masih menjadi ancaman di sejumlah wilayah Jakarta.
"Kerja sama ini diarahkan untuk keamanan, ketertiban, dan juga bisa kita gunakan untuk memonitor arus lalu lintas yang ada di wilayah DKI Jakarta," kata Asep.
Menurutnya, keberadaan CCTV juga dapat membantu kepolisian mempercepat respons saat terjadi gangguan keamanan maupun kemacetan lalu lintas.
Polda Metro Jaya saat ini juga terus melakukan pemetaan titik-titik rawan kejahatan untuk memperkuat patroli dan pengawasan di lapangan.
"Dengan adanya kerja sama dengan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, kita akan maksimalkan pemanfaatan CCTV ini yang tentunya bisa kita gunakan untuk mengungkap aksi kejahatan," tuturnya.




