Menjelang Puncak Haji, PPIH Bentuk Timsus Mina untuk Jemaah Lansia dan Sakit

jpnn.com
3 jam lalu
Cover Berita

jpnn.com, JAKARTA - Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi membentuk Tim Khusus (Timsus) Mina untuk mengoptimalkan layanan pelindungan serta pembinaan bagi jemaah calon haji, khususnya lansia dan sakit, saat puncak haji.

Koordinator Bidang Satuan Operasi Arafah Muzdalifah dan Mina (Satop Armuzna) dan Pelindungan Jemaah PPIH Arab Saudi, Harun Arrasyid Usman, menjelaskan bahwa tim ini beranggotakan personel Pelindungan Jemaah (Linjam) yang berpengalaman karena telah bertugas minimal satu kali pada operasional haji sebelumnya.

BACA JUGA: Kemenhaj: Jemaah Calon Haji Bisa Bayar Dam di Arab Saudi, Indonesia

"Rekan-rekan ini diberangkatkan tanggal 8 Zulhijah malam dan langsung menuju Mina tanpa melalui Arafah. Dengan skema ini, tenaga mereka dinilai masih fresh untuk langsung memberikan bantuan maksimal saat jemaah haji tiba," ujar Harun usai mengecek jalur pergerakan dari Mina menuju Jamarat, Minggu (17/5/2026).

Harun memaparkan, tugas pokok Timsus Mina meliputi pengawasan, penyambutan, serta pemantauan pergerakan jemaah calon haji yang baru tiba dari Muzdalifah menuju Jamrah Aqobah.

BACA JUGA: Ini yang Dilakukan Bea Cukai dalam Mengawal Kelancaran Penyelenggaraan Haji 2026

Selain itu, mereka juga bersiap menyambut jemaah calon haji yang mengambil skema murur atau melintas dari Arafah. Fase kedatangan di Mina merupakan waktu yang sangat krusial karena berpotensi memicu kepadatan dan kelelahan fisik yang tinggi.

Terkait pemetaan wilayah maktab, Harun menyebutkan bahwa sebagian besar jemaah calon haji Indonesia menempati wilayah Zona 3 dan Zona 5 di dekat Terowongan Muaisim. Mereka terbagi ke dalam 61 markas, mulai dari maktab kecil di wilayah bawah hingga maktab besar di wilayah atas.

BACA JUGA: PPIH Arab Saudi Cari 3 Haji Indonesia yang Hilang di Makkah dan Jeddah

Sementara itu, untuk skema tanazul atau langsung pulang ke hotel setelah lempar jumrah Aqobah, rencananya akan ditempatkan di Zona 5 dan saat ini masih dalam tahap perumusan final sebelum diumumkan secara serentak.

Demi menjaga kelancaran dan keselamatan pergerakan massa, Harun juga mengeluarkan imbauan penting bagi jemaah haji yang tinggal di tenda Mina agar tidak berpindah lantai saat melakukan prosesi melontar jumrah.

Bagi jemaah calon haji yang tinggal di tenda Mina, pelaksanaan jamarat diprioritaskan di lantai 3. 

"Kami mengimbau setelah selesai melontar jumrah, jangan turun ke lantai bawah. Tanyakan kepada petugas di lokasi arah kembali ke tenda, karena jalurnya akan berputar keluar dan langsung masuk kembali ke Terowongan Muaisim," tegas Harun.

Jarak perjalanan bolak-balik melalui dua Terowongan Muaisim tersebut diperkirakan kurang lebih 4,5 kilometer. PPIH berharap dengan orientasi jalur yang matang serta kesiapan Timsus Mina, seluruh rangkaian puncak haji dapat berjalan dengan aman, efektif, dan efisien. (esy/jpnn)


Redaktur : Djainab Natalia Saroh
Reporter : Mesyia Muhammad


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Polda Riau Tetapkan PT MM Tersangka Perambahan TN Tesso Nilo
• 2 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Prediksi Skor Arsenal vs Burnley: Head to Head, Susunan Pemain
• 14 jam lalubisnis.com
thumb
Siap-Siap, Kemnaker Buka Pelatihan Vokasi Batch 2 Mulai Besok
• 16 jam laluidxchannel.com
thumb
Muhadjir Effendy Minta KPK Tunda Pemeriksaan Kasus Haji
• 12 jam lalujpnn.com
thumb
Menginjak Usia 64 Tahun, Menwa Jayakarta Tegaskan Peran Nyata sebagai Wadah Strategis Penghimpun Kekuatan Bela Negara di Perguruan Tinggi
• 14 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.