Liputan6.com, Jakarta - Pemimpin Redaksi (Pemred) Republika, Andi Muhyiddin, mengungkapkan sembilan relawan asal Indonesia ikut disandera pasukan Israel saat intersepsi terhadap kapal misi kemanusiaan Global Sumud Flotilla di perairan internasional menuju Gaza.
Dua di antaranya merupakan jurnalis Republika, Bambang Noroyono dan Thoudy Badai.
Advertisement
Menurut Andi, kedua jurnalis tersebut tengah menjalankan tugas jurnalistik sekaligus misi kemanusiaan bersama relawan internasional untuk membawa bantuan bagi warga Palestina di Gaza.
“Dalam rombongan terdapat sembilan relawan asal Indonesia, termasuk dua jurnalis Republika Bambang Noroyono dan Thoudy Badai yang menjalankan tugas jurnalistik dan kemanusiaan. Keselamatan mereka menjadi perhatian serius kami,” kata Andi dalam pernyataan resminya, Senin (18/5/2026).
Andi mengecam keras tindakan intersepsi yang dilakukan militer Israel terhadap kapal misi kemanusiaan tersebut. Ia menilai tindakan itu merupakan pelanggaran serius terhadap hukum internasional dan prinsip kemanusiaan universal.
“Kami mengecam keras tindakan intersepsi yang dilakukan militer Zionis Israel terhadap kapal misi kemanusiaan Global Sumud Flotilla di perairan internasional. Tindakan ini pelanggaran serius terhadap hukum internasional, prinsip kemanusiaan universal, serta kebebasan sipil warga dunia yang membawa bantuan bagi rakyat Palestina di Gaza,” ujarnya.




