TEHERAN, KOMPAS.TV - Presiden Iran, Masoud Pezeshkian mengklaim AS-Israel berupaya mengadu domba negara muslim.
Hal itu diungkapkan Pezeshkian saat bertemu dengan Menteri Dalam Negeri Pakistan, Mohsin Naqvi di Teheran, Minggu (17/5/2026).
Menurut Pezeshkian, hal itu berbeda dengan Iran yang ingin memiliki hubungan persahabatan dengan negara tetangga.
Baca Juga: WNI Diculik Tentara Israel di Global Sumud Flotilla, GPCI: Ancaman Terhadap Misi Kemanusiaan
“Iran berupaya menjalin hubungan yang ramah, stabil, dan berkelanjutan berdasarkan persahabatan yang baik dengan negara-negara muslim di kawasan ini,” katanya dikutip dari Fars.
“Tetapi, Amerika Serikat dan rezim Zionis (Israel) selalu berusaha, melalui proyek-proyek yang memecah belah dan menciptakan ketidakpercayaan, untuk mengadu domba negara-negara muslim satu sama lain,” sambungnya.
Pezeshkian mengutuk serangan AS-Israel terhadap Iran dan kemartiran Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei, dan sejumlah pemimpin serta warga tak bersalah.
“Mereka melakukan kejahatan berat yang melanggar semua norma kemanusiaan, hukum, dan internasional,” tutur sang presiden.
Baca Juga: Eksklusif! Ini Pengakuan WNI yang Lolos dari Cegatan Tentara Israel, Selamat Berkat Manuver Kapal
Ia menekankan tak ada hati nurani yang bisa menerima apa yang disebutnya tindakan kriminal tersebut.
Penulis : Haryo Jati Editor : Deni-Muliya
Sumber : Fars
- masoud pezeshkian
- iran
- amerika serikat
- israel
- mengadu domba
- negara muslim





