PKB Gelar Temu Nasional Pesantren, Cak Imin Minta Cegah Kekerasan Seksual

detik.com
14 jam lalu
Cover Berita
Jakarta -

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menggelar Temu Nasional Pondok Pesantren yang membahas isu kekerasan seksual di pesantren. Pertemuan ini disebut sebagai gerakan PKB untuk mengantisipasi kekerasan seksual di pesantren hingga mendorong pembekalan orientasi hak pribadi di pesantren.

"Itu sangat memprihatinkan. Dan kita terus bergerak. PKB tidak tinggal diam. Kita akan membentengi pesantren untuk dua hal, yang pertama mengantisipasi, tidak boleh terjadi lagi kekerasan di manapun, khususnya di pesantren. Yang kedua, kita terus bekerja memperbaiki, merekonstruksi, termasuk mengusulkan seluruh pendidikan baik pesantren maupun di luar pesantren untuk membekali apa yang disebut orientasi hak-hal pribadi," ujar Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar atau Cak Imin usai memberikan sambutan di kawasan Kemayoran, Jakarta Pusat, Senin (18/05/2026).

Baca juga: Sambut Waisak 2026, PKB Ajak Renungi Dunia Banyak Konflik dan Kekerasan

Cak Imin menjelaskan pentingnya pengajaran hak pribadi di pesantren. Menurutnya, pengajaran hak pribadi sudah diajarkan di beberapa negara luar.

"Apa itu hak-hak pribadi? Hak tubuh. Hak tubuh terutama siswa-siswi, santri, bahkan di beberapa negara sejak TK sudah diajari hak-hak tubuh yang tidak boleh disentuh oleh siapapun," katanya.

Cak Imin mendorong penerapan kurikulum ini kepada para pemerintah daerah. Hal tersebut menurutnya perlu dilakukan agar tidak ada lagi orang sembarangan.

"Ini saya minta kepada daerah, bupati-bupati, wali kota-wali kota, mengumpulkan semua pelaksana lembaga pendidikan untuk menambahi kewajiban orientasi siswa-siswi hak tubuh. Sehingga tidak ada lagi orang sembarangan," ujarnya.

Cak Imin meminta gerakan ini didukung oleh para kiai. Dia juga meminta pihak pemerintahan pusat terkait untuk berkolaborasi dalam pelaksanaan gerakan ini.

"Terima kasih gerakan ini kita teruskan. Mohon dukungan kepada semua kiai, para ulama, untuk menjadikan gerakan pesantren ini bukan hanya untuk pesantren tapi memotori semua gerakan lembaga pendidikan di semua lini termasuk di kampus yang juga terjadi," katanya.

Turut hadir dalam agenda ini Menteri Agama Nasaruddin Umar, Menteri PPPA Arifah Fauzi, Ketua Komisi VIII DPR RI Marwan Dasopang. Turut hadir juga Polri yang diwakili oleh Dirtipid PPA-PPO Bareskrim Polri Brigjen Nurul Azizah.

Baca juga: Pemerintah Targetkan Kemiskinan Ekstrem 0% di Akhir 2026




(lir/lir)

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Momen Tegang! Pasukan Israel Cegat Kapal-kapal yang Mencoba Terobos Blokade Gaza
• 18 jam lalukompas.tv
thumb
BGN Instruksikan SPPG Utamakan Produk Lokal dalam Program MBG
• 20 jam lalumatamata.com
thumb
Keributan di Biliar Grogol Berujung Maut, Polisi Kantongi Identitas Pelaku
• 1 jam laluokezone.com
thumb
Diduga Efek Rupiah Melemah, Pedagang Hewan Kurban Meringis Penjualan Turun
• 17 jam laludisway.id
thumb
Meski Tanggal Merah, Gaji Pensiunan Cair Tanggal 1 Juni 2026! PT Taspen Imbau Segera Lakukan Autentikasi
• 1 jam laluharianfajar
Berhasil disimpan.