Banda Aceh: Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Aceh melaporkan sebanyak lima calon haji (JCH) Aceh menjalani perawatan di sejumlah rumah sakit di Arab Saudi. Dua diantaranya sudah diizinkan pulang ke pemondokan.
"Lima calon haji dirawat di Arab Saudi, mereka sakit setibanya di sana," kata Ketua PPIH Embarkasi Aceh Arijal, dilansir dari Antara, Senin, 18 Mei 2026.
Lima calon haji Aceh yang masih menjalani perawatan di Arab Saudi, yakni Safiruddin bin Ismail dan Zainab Ibrahim Amin, keduanya asal Kabupaten Aceh Besar, dan Abdullah Ahmad asal Aceh Utara. Ketiganya dirawat di di Rumah Sakit King Abdul Azis.
Baca Juga :
Kemenhaj Perkuat Persiapan Layanan Konsumsi Jelang Puncak HajiKemudian, dua orang yang sudah kembali ke pemondokan usai dirawat, yakni Tihasanah Ubit Ibrahim asal Kabupaten Pidie dan Zulkarnaini Ab dari Aceh Timur. Mereka sebelumnya dirawat Rumah Sakit Jiwar Medical.
"Jadi memang dua orang sudah dipulangkan, dan kembali bersama kloter masing-masing," ujarnya.
Selain di Arab Saudi, lanjut Arijal, juga ada tiga calon haji yang dirawat di Aceh. Mereka sakit saat berada di Asrama Haji Embarkasi Aceh. Namun, kini hanya tinggal seorang yang masih dalam perawatan.
Ilustrasi ibadah haji. Foto: Metrotvnews.com/Misbahol.
Tiga calon haji tersebut yaitu Muhammad Waita asal Aceh Selatan (terbang ke Makkah setelah sembuh di Kloter 10), Sakum Muhamadin Abdullah asal Aceh Tenggara dipulangkan ke daerah, dan lyas Nanyek Muhammad dari Aceh Selatan masih dalam perawatan.
"Kalau calon haji yang dirawat di Aceh, satu orang sudah sembuh dan diberangkatkan ke Tanah Suci, satu sembuh dipulangkan ke daerah, dan satu masih dirawat di RSUZA Zainoel Abidin Banda Aceh," ungkap Arijal.
Sebagai informasi, calon haji Aceh tahun 2026 total sebanyak 5.426 orang. Sebanyak 4.703 orang di antaranya sudah berada di Arab Saudi yang berangkat dari 12 kelompok terbang. Semuanya ditempatkan di sektor enam wilayah Jarwal dengan jarak sekitar 2,6 kilometer dari Masjidil Haram.




