Menkeu Purbaya dijadwalkan berangkat haji pada 21 Mei

antaranews.com
3 jam lalu
Cover Berita
Jakarta (ANTARA) - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyampaikan dirinya berencana berangkat ke Tanah Suci untuk menunaikan ibadah haji pada Kamis (21/5), jika tidak ada halangan.

"Kamis (21/5), kalau nggak ada halangan," ujar Purbaya di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin.

Purbaya mengatakan dirinya telah melakukan persiapan ibadah haji sejak dua pekan terakhir.

Dia menyebut masih mempelajari doa-doa untuk pelaksanaan ibadah haji.

"Persiapan haji sudah dua minggu lalu, sudah belajar tapi doa-doanya, masih lupa juga," ucapnya.

Baca juga: Menkeu: Pemerintah masuk ke pasar obligasi untuk stabilkan rupiah

Purbaya juga mengatakan rencananya akan menjalankan ibadah haji selama 10 hari.

"10 hari," ucapnya singkat.

Sebelumnya, Purbaya mengikuti rapat terbatas (ratas) bersama sejumlah menteri bidang ekonomi yang dipimpin oleh Presiden Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin sore.

Pejabat lain yang mengikuti ratas tersebut yakni Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia, Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Roeslani, hingga Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo.

Usai mengikuti ratas, Purbaya memastikan berbagai langkah terus diambil untuk membantu menstabilkan nilai tukar rupiah termasuk dengan terlibat lebih aktif di dalam pasar obligasi.

Baca juga: Purbaya: Kinerja fiskal April 2026 lampaui prediksi pengamat

"Kita sudah masuk ke 'bond market' bertahap. Asing juga sudah masuk juga, jadi seharusnya ke depan, minggu-minggu ini akan lebih stabil,” kata Menkeu.

Rencananya pemerintah akan menjalankan skema Dana Stabilisasi Obligasi (Bond Stabilization Fund) dengan menggunakan anggaran yang tersedia.

Ketika ditanya lebih lanjut terkait jumlah dana yang akan masuk, Purbaya menyebut dirinya meminta Rp2 triliun setiap harinya masuk ke pasar obligasi.

"Kita masih punya beberapa tempat, itu kan hanya 'cash management' saja. Jadi tidak masalah," jelas Purbaya ketika ditanya lebih lanjut mengenai asal dari dana yang akan masuk ke pasar obligasi tersebut.

Dia menyebut perputaran uang di pasar obligasi diproyeksikan dapat mendorong sentimen positif di pasar obligasi. Dengan sentimen positif, jelasnya, biasanya asing juga akan turut masuk ke pasar.

Baca juga: Menkeu: Ucapan Presiden soal dolar hanya untuk hibur warga


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Noel Menyesal Jadi Wamenaker: Saya Lebih Banyak Selamatkan Duit Rakyat daripada KPK!
• 7 jam laluokezone.com
thumb
MPR Akui Juri dan MC Tak Beri Waktu yang Cukup bagi Siswa SMAN 1 Pontianak untuk Layangkan Protes
• 19 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
IHSG Ditutup Melemah usai Sempat Ambles 4 Persen, BEI Akui Ketidakpastian Pasar Masih Tinggi
• 10 jam lalutvonenews.com
thumb
Keluarga Kacab Bank Kecewa 3 Oknum TNI Dituntut 4 hingga 12 Tahun Bui
• 2 jam laludetik.com
thumb
Wamenkes Dante Soroti Pentingnya Integrasi Data Polusi Udara dan Kesehatan untuk Sistem Peringatan Dini
• 8 jam lalupantau.com
Berhasil disimpan.