Bisnis.com, JAKARTA - Bulan Dzulhijjah merupakan salah satu bulan yang sangat dimuliakan dalam kalender Islam, setara dengan keagungan bulan Ramadhan dan bulan-bulan penting lainnya.
Bulan ini dikenal karena dua peristiwa besar dalam agama Islam: Hari Raya Kurban dan pelaksanaan ibadah haji.
Salah satu amalan sunnah yang sangat dianjurkan adalah berpuasa pada tanggal satu hingga sembilan Dzulhijjah.
Dalam periode ini, umat Islam dianjurkan untuk memperbanyak aktivitas keagamaan seperti membaca Al-Qur’an, berdzikir, bertasbih, menjalin silaturahim, dan menjalankan puasa.
Keutamaan Puasa DzulhijjahDilansir dari NU Online, pahala puasa dzulhijjah yakni pertama, dilipatgandakan pahalanya. Pahala puasa awal Dzulhijjah berlipat-lipat dibanding dengan bulan lainnya.
Kedua, penghapusan dosa. Dalam hadis yang diriwayatkan oleh Imam Muslim, puasa khusus pada tanggal 9 Dzulhijjah atau biasa disebut puasa Arafah dapat menghapuskan dosa setahun yang lalu dan setahun yang akan datang.
Baca Juga
- Niat Puasa Arafah Jelang Iduladha 2026 untuk Hapus Dosa 2 Tahun
- Puasa Dzulhijjah 2026, Catat Tanggal, Niat, dan Keutamaannya
- Doa Buka Puasa Dzulhijjah Berbagai Versi dan Kapan Waktu Membacanya
Ketiga, hari pembebasan dari siksa neraka. Termasuk keutamaan hari Arafah adalah Allah lebih banyak membebaskan hamba-Nya dari api neraka pada hari tersebut dibanding hari-hari lainnya.
Adapun niat puasa pada tanggal 1-9 Dzulhijjah adalah sebagai berikut.
نَوَيْتُ صَوْمَ شَهْرِ ذِيْ الْحِجَّةِ سُنَّةً لِلّٰهِ تَعَالَى
Nawaitu shauma syahri dzil hijjah sunnatan lillâhi ta‘âlâ
Artinya: “Saya niat puasa sunnah bulan Dzulhijjah karena Allah ta’âlâ”
Niat ini dibacakan ketika malam hari setelah matahari terbenam sampai terbit fajar. Jika lupa belum niat pada waktu tersebut, maka masih boleh berpuasa dan wajib niat puasa Dzulhijjah hingga waktu Dzuhur tiba. Hal tersebut boleh dilakukan dengan syarat belum melakukan apa yang membatalkan puasa.
Waktu pelaksanaan puasa sunnah Dzulhijjah adalah pada tanggal 1-9 Dzulhijjah. Khusus tanggal 8 Dzulhijjah dinamakan puasa Tarwiyah dan tanggal 9 Dzulhijjah dinamakan puasa Arafah.
Jadwal Puasa Dzulhijjah 10 Hari Pertama- Puasa 1 Dzulhijjah – Senin, 18 Mei 2026: Mendapat limpahan ampunan dosa seperti yang diterima Nabi Adam AS
- Puasa 2 Dzulhijjah – Selasa, 19 Mei 2026: Diberi pahala ibadah selama setahun penuh dan terhindar dari perbuatan maksiat
- Puasa 3 Dzulhijjah: Rabu, 20 Mei 2026: Doa yang dipanjatkan dikabulkan, serupa dengan doa Nabi Zakaria AS
- Puasa 4 Dzulhijjah: Kamis, 21 Mei 2026: Dibebaskan dari kesusahan, kefakiran, dan sifat nifak. Selain itu, kelak di akhirat akan mendapatkan tempat bersama para perantau yang mulia (Safaratul Kiraa-mil Bararah)
- Puasa 5 Dzulhijjah: Jumat, 22 Mei 2026: Terbebas dari siksa kubur, sebagaimana limpahan rahmat yang diterima Nabi Musa AS di hari kelahirannya
- Puasa 6 Dzulhijjah: Sabtu, 23 Mei 2026: Allah SWT akan memandang dengan penuh rahmat dan menjamin terhindar dari siksa neraka selamanya
- Puasa 7 Dzulhijjah: Minggu, 24 Mei 2026: Seluruh pintu neraka Jahanam ditutup, menjauhkan pelakunya dari 30 pintu kesulitan dan membukakan 30 pintu kemudahan
- Puasa 8 Dzulhijjah (Puasa Tarwiyah): Senin, 25 Mei 2026: Mendapatkan pahala yang amat besar, jumlahnya hanya diketahui oleh Allah SWT
- Puasa 9 Dzulhijjah (Puasa Arafah): Selasa, 26 Mei 2026: Pahala yang didapat mampu menghapus dosa selama setahun yang lalu dan setahun yang akan datang.




