jpnn.com, JAKARTA - Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menggelar Temu Nasional Gerakan Pondok Pesantren Anti-Kekerasan Seksual yang dihadiri oleh Pengasuh Ponpes KH. Said Aqil Siradj, Menteri Agama Nasaruddin Umar, dan Menteri PPPA Arifah Fauzi, Senin (18/5).
Ketua Umum PKB Abdul Muhaimin Iskandar (Cak Imin) dalam sambutannya menyoroti kasus kekerasan seksual yang terjadi di pondok pesantren yang sudah mencapai level darurat.
BACA JUGA: PKB Perketat Rekrutmen Pemimpin, 800 Calon Ketua DPC Jalani UKK Tahap Dua
"Peristiwa kekerasan, baik kekerasan fisik, mental, maupun kekerasan seksual di seluruh lini terjadi. Saya secara pribadi berkesimpulan sudah sampai pada level darurat kekerasan," ujar Cak Imin.
Dia mengecam tindakan kekerasan seksual yang terjadi di pondok pesantren (ponpes) di sejumlah daerah.
BACA JUGA: Soal Ambang Batas Parlemen, Sekjen PKB: Kami Belum Mematok Angka
Cak Imin meminta pemerintah daerah membuka saluran siaga (hotline) untuk layanan darurat terkait peristiwa kekerasan seksual.
"Kepada semua pemerintah daerah, saya berharap betul, buka hotline, buka hotline se-hotline-hotline-nya kira-kira begitu," kata Cak Imin.
BACA JUGA: Refleksi Waisak PKB, Gus Halim: Indonesia Butuh Lebih Banyak Cinta dan Persaudaraan
Dia juga mengapresiasi langkah Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) yang telah lebih dulu membuka hotline.
"Terima kasih, Bu Arifah (Menteri PPPA) juga respons cepat Menteri Pemberdayaan Perempuan," ujar Cak Imin.
Cak Imin berharap layanan darurat dapat dibuka seluas-luasnya hingga level paling bawah. (mcr8/jpnn)
BACA ARTIKEL LAINNYA... Persib Bandung Selangkah Lagi Juara Liga 1 Super League
Redaktur : Rah Mahatma Sakti
Reporter : Kenny Kurnia Putra




