Dulu Favoritnya Wisatawan Malaysia, RM Pagi Sore Kini Diancam Boikot karena Salah Tuduh Tak Bayar

wartaekonomi.co.id
3 jam lalu
Cover Berita
Warta Ekonomi, Jakarta -

Rumah Makan Pagi Sore menjadi salah satu tempat makan yang diketahui menjadi favorit wisatawan asal Malaysia. Hal ini diketahui dari unggahan-unggahan netizen Malaysia sejak lama ketika berkunjung ke Indonesia.

Namun, yang terbaru, RM Pagi Sore justru diancam boikot oleh netizen dari Malaysia maupun Indonesia. Instagram RM Pagi Sore pun dibanjiri komentar negatif. 

Hal ini buntut dari kasus tuduhan RM Pagi Sore Pantai Indah Kapuk, Jakarta Utara, yang mengira rombongan tamu dari Malaysia tidak membayar tagihan makan senilai Rp907.500. 

Seperti yang dijelaskan warga negara Malaysia bernama Norain Mohd Yunus melalui unggahan akun Threads miliknya, @ainmyunus, ia mengaku bersama rombongan dituding tidak membayar makanan saat makan di Pagi Sore cabang Pantai Indah Kapuk (PIK), Jakarta Utara.

Dalam unggahannya, Norain menjelaskan bahwa dirinya bersama rombongan makan di restoran tersebut pada 13 Mei 2026 sekitar pukul 11.00 WIB. Saat itu, mereka baru tiba dari Malaysia menggunakan penerbangan pagi sebelum melanjutkan perjalanan menuju Bandung menggunakan kereta cepat Whoosh.

Namun tiga hari kemudian, tepatnya pada 16 Mei 2026, pengemudi yang mengantar rombongan tersebut menghubunginya untuk menanyakan struk pembayaran makan di restoran tersebut.

“Dia bilang manajemen Pagi Sore sudah memviralkan kami karena tidak membayar makanan pada hari tersebut. Viral setelah 3 hari kami ke Bandung dan balik lagi ke Jakarta,” tulis Norain dalam unggahan Threads yang dikutip pada Senin, 18 Mei 2026.

Norain mengaku sempat kesulitan mencari bukti pembayaran. Beruntung, transaksi dilakukan secara non-tunai sehingga masih tersedia bukti elektronik pembayaran.

“Bayangkan kalau kami bayar cash dan struknya tidak ketemu, memang bakal tidak ada bukti langsung,” ungkapnya.

Setelah bukti transaksi ditemukan dan ditunjukkan, pihak Rumah Makan Pagi Sore disebut mengakui adanya kesalahpahaman terkait pembayaran tersebut.

Baca Juga: MBG Dinilai Bukan Sekadar Bagi Makanan, Tapi Intervensi Gizi Nasional

Unggahan Threads itu juga memperlihatkan tangkapan layar permintaan maaf dari pihak rumah makan, termasuk video klarifikasi dari dua staf Pagi Sore cabang PIK.

“Kami dari pihak Restoran Pagi Sore cabang PIK ingin memberi klarifikasi terkait kesalahpahaman yang terjadi mengenai pembayaran tamu atas nama ibu Nor Amira dan tim travel yang makan di tempat kami,” ujar perwakilan restoran dalam video klarifikasi tersebut.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Medco (MEDC) Beroperasi 20 Tahun di Oman, Produksi 110 Juta Barel Minyak
• 16 jam lalubisnis.com
thumb
6 Jet Tempur Dassault Rafale hingga Rudal Meteor Resmi Perkuat Alutsista TNI
• 17 jam laludisway.id
thumb
Marak Begal, Waka Komisi III DPR Sahroni Usul Tembak di Tempat
• 16 jam laludetik.com
thumb
Proyek Penugasan Pemerintah Berkurang, Ini Strategi Hutama Karya
• 17 jam laluidxchannel.com
thumb
Komdigi Bantah Ada Kesepakatan Transfer Data Pribadi Penduduk RI ke AS
• 17 jam lalukompas.com
Berhasil disimpan.