Lihat Video Viral Perlintasan Rel Kereta Api Dijaga Warga, Dedi Mulyadi Auto Hubungi Wali Kota Bekasi, Ini Alasannya

grid.id
8 jam lalu
Cover Berita

Grid.ID - Aksi Dedi Mulyadi auto hubungi Wali Kota Bekasi ramai jadi sorotan. Usut punya usut, hal ini usai Gubernur Jawa Barat itu melihat video viral perlintasan rel kereta api masih dijaga oleh warga.

Perlintasan yang dimaksud pun rupanya yang terletak di Jalan Ampera, Kecamatan Bekasi Timur, Kota Bekasi. Dimana sebelumnya, sempat terjadi insiden kecelakaan pula.

Yang saat itu melibatkan sebuah taksi mogok di tengah rel pada Senin (27/4/2026), yang kemudian berujung tabrakan susulan.

Sejak saat itu, tampak sejumlah warga menjaga di palang pintu manual dan mengatur perlintasan agar tidak kembali terjadi insiden kecelakaan seperti sebelumnya. Video warga saat menjaga pun beredar di media sosial dan viral.

Melihat hal itu, Dedi Mulyadi auto hubungi Wali Kota Bekasi. Pasalnya hal yang dilakukan waarga beresiko dan tidak seharusnya menjadi tanggung jawab warga atau masyarakat.

Melainkan kewajiban dari aparat.

"Masih ada pintu perlintasan kereta api, yang kemarin terjadi musibah, masih dijagain sama orang," ucap Dedi Mulyadi dikutip Grid.ID dari postingan Instagram @dedimulyadi71, Senin (18/5/2026).

"Ormas ataupun masyarakat setempat, bagi saya itu tidak penting, yang penting bagi saya ini bukan kewajiban mereka. Ini kewajiban aparat," imbuhnya.

Dan imbas dari hal itu Dedi langsung berupaya menghubungi Wali Kota Bekasi dan salah satu unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).

Ya, hal ini semata-mata dilakukan Dedi untuk memastikan aparat agar segera diterjukan ke lokasi.

"(Kemudian) saya menelepon salah satu FORKOPIMDA Kota Bekasi dan sudah online, beliau akan meluncur ke lokasi untuk mengambil langkah-langkah," imbuh pria yang akrab disapa KDM itu.

 

Tak berhenti sampai di situ, usai Dedi Mulyadi auto hubungi Wali Kota Bekasi terkait video viral di atas, sang gubernur juga juga menyoroti kondisi palang pintu yang masih dioperasikan secara manual.

Alhasil, Dedi meminta Dinas Perhubungan Jawa Barat untuk segera melakukan pengadaan palang pintu otomatis.

"Sehingga tidak perlu lagi ada orang berjaga di sana (perlintasan)," tandasnya. (*)

 

Artikel Asli


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Benarkah Nama Jawa Barat Diganti Jadi Tatar Sunda?, Dedi Mulyadi: Tidak Ada, Jawa Barat Tetap Jawa Barat
• 5 jam lalutvonenews.com
thumb
SKK Migas Ungkap 2 Kargo Tambahan LPG dari Australia Sudah Masuk ke RI
• 23 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Buka Pelatihan Konseling Menyusui, Bupati Jeneponto Tegaskan Jangan Hanya Seremonial, Tapi Beri Manfaat Nyata
• 18 jam laluterkini.id
thumb
Investor Asing Ramai Lepas Saham yang Didepak MSCI, Ada DSSA, ANTM, AMMN, CUAN
• 21 jam lalukatadata.co.id
thumb
Bantah Lakukan Pesugihan, Ternyata Ini yang Dilakukan Sarwendah di Gunung Kawi
• 41 menit laluviva.co.id
Berhasil disimpan.