JAKARTA, KOMPAS.com - Anak penulis Ahmad Bahar disebut sempat dipaksa ikut ke markas organisasi masyarakat GRIB Jaya tepat pada hari ulang tahunnya, saat rumah keluarga itu didatangi sejumlah orang yang mencari keberadaan Ahmad Bahar.
Istri Ahmad Bahar, Yenni Nur, mengaku sedih atas peristiwa yang dialami anaknya tersebut. Saat kejadian, Ahmad Bahar sedang berada di luar rumah, sementara dirinya juga sedang berada di luar kota.
“Yang dicari Pak Ahmad, terus sampai anak saya dibawa itu untuk jadi sandera kalau Pak Ahmad belum nemuin mereka, gitu loh. Jadi disuruh datang dulu baru anak saya dipulangin, mana itu pas hari ulang tahun anak saya, sedih,” kata Yenni dalam keterangannya, Senin (18/5/2026).
Baca juga: Putri Ahmad Bahar Sempat Diinterogasi Hercules Saat Berada di Markas GRIB Jaya
Peristiwa itu terjadi ketika rumahnya didatangi sejumlah anggota GRIB Jaya yang mencari suaminya. Namun saat itu, di rumah hanya ada anak-anak mereka.
Menurut Yenni, Ahmad Bahar sedang menyerahkan buku kepada Ketua Umum PAN, Zulkifli Hasan, sehingga tidak berada di rumah ketika rombongan datang.
“Kemarin jam 14.00 WIB, di rumah cuma ada anak-anak saya, mereka nyari suami saya enggak ada, akhirnya anak saya dipaksa ikut biar suami saya nemuin Hercules di markasnya,” ujar dia.
Ia menuturkan, rombongan tersebut bahkan disebut sempat memaksa masuk dan menggeledah rumah untuk mencari Ahmad Bahar.
Meski Ahmad tidak ditemukan, mereka disebut tetap bertahan di lokasi hingga akhirnya membawa salah satu anaknya pergi.
Baca juga: Penulis Ahmad Bahar Sepakat Damai dengan GRIB Jaya Usai Rumahnya Digeruduk
Ketua RW setempat disebut ikut mendampingi anak Yenni saat dibawa ke markas GRIB Jaya guna memastikan keselamatannya.
Yenni mengatakan, penggerudukan rumah keluarganya diduga dipicu peretasan nomor telepon seluler milik putrinya beberapa hari sebelumnya.
Menurut dia, nomor tersebut digunakan oleh pelaku peretasan untuk mengirim pesan bernada ancaman kepada Ketua Umum GRIB Jaya Rosario de Marshall alias Hercules.
“Tiga atau empat hari yang lalu, HP anak saya di-hack. Ternyata hacker-nya itu mengancam-ancam si Hercules, pakai nomor anak saya,” kata Yenni.
Dia mengaku pihak keluarga sebenarnya telah memberikan penjelasan dan bukti bahwa ponsel anaknya diretas. Namun, penjelasan itu disebut tidak dipercaya.
“Waktu itu ada dua orang dari pihak mereka yang datang mengklarifikasi. Tetap aja katanya, ‘Itu kamu yang lakuin’. Lah, mau nunjukin gimana lagi, kita ada bukti-bukti kalau HP kita di-hack,” ujar dia.
Baca juga: Ahmad Bahar Buka Suara, Ungkap Duduk Perkara GRIB Jaya Geruduk Rumahnya
Selain dugaan peretasan, Yenni menyebut penggerudukan juga diduga berkaitan dengan unggahan video Ahmad Bahar di TikTok yang menyinggung Hercules saat berseteru dengan Amien Rais.




