Salah satunya melalui operasional MT Pertamina Halmahera, kapal tanker milik Pertamina Patra Niaga yang menjadi bagian penting dalam sistem distribusi energi nasional.
MT Pertamina Halmahera merupakan kapal tanker kelas Suezmax dengan kapasitas besar, memiliki deadweight tonnage (DWT) sekitar ±100.000-160.000 ton dan panjang kapal (length overall/LOA) mencapai ±240 meter.
Kapal ini dirancang untuk mengangkut berbagai jenis BBM dalam satu pelayaran melalui sistem segregated cargo tank, serta dilengkapi teknologi keselamatan seperti inert gas system dan cargo monitoring system untuk memastikan operasional yang aman dan andal.
Dengan ukuran tersebut, MT Pertamina Halmahera setara dengan lebih dari dua lapangan sepak bola atau sekitar 60-70 mobil berjejer, menjadikannya salah satu kapal tanker besar yang beroperasi di perairan Indonesia.
Dalam satu kali pelayaran, kapal ini mampu mengangkut hingga ±100.000-160.000 kiloliter BBM yang kemudian didistribusikan ke berbagai terminal energi di wilayah Sumatera, Jawa, hingga Indonesia Timur.
Baca juga: Kolaborasi Pertamina Patra Niaga-ISOG, Sulap Operasional Kilang Lebih Efisien
Kapasitas tersebut menjadikan MT Pertamina Halmahera sebagai salah satu armada strategis dalam menjaga kontinuitas pasokan energi nasional.
Sebagai negara kepulauan, distribusi energi Indonesia sangat bergantung pada transportasi laut. Dalam hal ini, kapal tanker berkapasitas besar memiliki peran penting sebagai penghubung antara terminal energi dan berbagai wilayah tujuan distribusi di seluruh Indonesia.
Nama “Halmahera” diambil dari salah satu pulau besar di Indonesia Timur yang merepresentasikan konektivitas antarpulau serta peran strategis wilayah maritim Indonesia. Penamaan ini mencerminkan fungsi kapal sebagai penghubung distribusi energi ke berbagai wilayah Nusantara.
Direktur Armada Logistik PT Pertamina Patra Niaga Arif Yunianto menyampaikan bahwa kapal tanker berkapasitas besar memiliki peran strategis dalam menjaga kelancaran distribusi energi nasional.
“MT Pertamina Halmahera memiliki peran penting dalam menjaga kelancaran distribusi BBM di Indonesia. Dengan kapasitas angkut yang besar, kapal ini menjadi bagian dari sistem logistik energi yang bekerja memastikan kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi di berbagai wilayah,” tutur Arif dalam keterangan tertulis, Selasa, 19 Mei 2026.
Arif juga menambahkan, Pertamina Patra Niaga terus memperkuat keandalan armada laut sebagai bagian dari upaya menjaga ketahanan energi nasional.
“Kami berkomitmen memastikan distribusi energi berjalan aman, tepat waktu, dan menjangkau seluruh wilayah Indonesia,” tuturnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(ANN)





