MAKASSAR, KOMPAS - Seorang mahasiswi Fakultas Teknik Universitas Hasanuddin, Sulawesi Selatan, ditemukan tewas di area kampus. Polisi menemukan kendaraan dan barang-barang milik korban serta pesan korban untuk orang terdekat. Otopsi dilakukan untuk mengetahui penyebab tewasnya korban.
Kepala Unit Reserse Mobile Polres Gowa, Inspektur Dua M Alfian, menuturkan, korban berinisial PJT (19) itu merupakan seorang mahasiswi Fakultas Teknik Universitas Hasanuddin (Unhas). Korban pertama kali ditemukan oleh seorang rekannya pada Senin (19/5/2026) malam di kampus Unhas di Kabupaten Gowa, Sulsel.
“Korban ditemukan pertama kali oleh seorang rekannya pada pukul 19.30 Wita. Kami tidak bisa menyimpulkan korban melompat atau bagaimana karena sekarang sedang dilakukan penyelidikan dan pendalaman,” kata Alfian, Selasa (20/5/2026).
Setelah mendapatkan informasi mengenai penemuan korban, polisi lalu mengamankan lokasi kejadian. Polisi juga menemukan tas, sepatu, ponsel, hingga motor milik korban. Jenazah korban lalu dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk dilakukan pemeriksaan.
Menurut Alfian, polisi masih mengumpulkan berbagai fakta terkait peristiwa itu. Polisi juga menyelidiki sebuah pesan suara yang diduga dikirimkan korban kepada orang tua dan rekannya. Semua hal itu diperiksa dan akan dicocokkan dalam penyelidikan.
“Keluarga juga sepakat untuk dilakukan otopsi. Untuk sementara baru dilakukan pemeriksaan luar, jadi kami masih menunggu informasi lengkap untuk menyimpulkan penyebab kematian korban,” ujar Alfian.
Kepala Bagian Humas Unhas Ishaq Rahman menuturkan, pihak kampus turut berduka sedalam-dalamnya atas kejadian ini. Duka mendalam ditujukan untuk keluarga, rekan, dan seluruh kerabat dan keluarga besar Unhas.
Menurut Ishaq, kejadian ini sedang dalam proses penyelidikan mendalam oleh kepolisian. Oleh karena itu, ia berharap semua pihak untuk tidak berspekulasi dan ikut mendoakan korban.
Di sisi lain, dia menjelaskan, kejadian ini menjadi alarm serius mengenai keamanan dan kesehatan mental mahasiswa. Semua pihak harus saling mendukung, peka, dan peduli orang sekitar.
Keluarga juga sepakat untuk dilakukan otopsi. Untuk sementara baru dilakukan pemeriksaan luar, jadi kami masih menunggu informasi lengkap untuk menyimpulkan penyebab kematian korban





