Oleh: Fernan Rahadi, jurnalis Republika.co.id, langsung dari Makkah, Arab Saudi
REPUBLIKA.CO.ID, MAKKAH – Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) RI melalui Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi terus mempersiapkan puncak haji yang lebih dikenal dengan istilah Armuzna (Arafah, Muzdalifah, dan Mina).
Kepala Satuan Operasi Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna) PPIH Arab Saudi 2026, Surnadi, menyatakan bahwa persiapan puncak haji Armuzna nanti telah mencapai 95 persen.
Baca Juga
Yang Ditutup-tutupi Israel di Balik Slogan Militer Paling Bermoral di Dunia
Pakistan Kerahkan 8000 Tentara dan 16 Jet Tempur ke Arab Saudi, Ada Apa?
Terbunuhnya Sang Penggembala Kambing Seusai Bongkar Pangkalan Militer Rahasia Israel di Irak
"Dari mulai tenda yang mana sudah digelar semuanya, kemudian sarana (prasarana) di dalamnya seperti kasur sudah digelar semuanya," ujar Surnadi usai acara pengarahan Kasatops Armuzna di Hotel Dayf Al-Arkan, Makkah, Senin (18/5/2026).
Adapun sarana prasarana di dalam tenda di Armuzna di antaranya meliputi pendingin ruangan (AC), toilet, serta tempat shalat. Surnadi pun optimistis tiap jamaah tanpa terkecuali bisa memperoleh fasilitas tenda saat di Armuzna.
.rec-desc {padding: 7px !important;}
Pihaknya pun sudah melakukan pengecekan terkait kesiapan tenda pekan lalu. "Jika pun ada yang kurang-kurang, kami sudah koordinasikan dengan syarikah supaya mereka bisa memenuhi," ujar Surnadi.
Sementara itu, Kepala Bidang Pelindungan Jamaah PPIH Arab Saudi, Kolonel (Purn) Muftiono meminta petugas haji memahami tugas dan fungsi (tusi) masing-masing. Selain itu, para petugas juga harus disiplin.
"Apa yang sudah diperintahkan, laksanakan tugas sesuai bidangnya masing-masing. Jangan sekali-kali meninggalkan tugas," kata Muftiono yang juga Wakil Ketua Diklat PPIH Arab Saudi 2026 tersebut.
Lihat postingan ini di Instagram
Sebuah kiriman dibagikan oleh Republika Online (@republikaonline)