Anggota Tim Pengawas (Timwas) Haji DPR RI, Andre Rosiade, menyebut pelayanan haji reguler di era Presiden Prabowo Subianto meningkat signifikan. Tidak hanya jemaah haji reguler ditempatkan di hotel mewah berbintang 5, kualitas katering yang diterima jemaah juga semakin baik.
“Tak hanya hotel mewah bintang 5, kualitas katering haji reguler di era Presiden Prabowo juga meningkat. Harganya turun, tapi kualitasnya naik. Ini patut diapresiasi,” kata Andre Rosiade, yang juga menjabat Wakil Ketua Komisi VI DPR RI, saat berada di Madinah bersama Tim Pengawas Haji DPR RI, Selasa (19/5/2026).
Sebelumnya, Andre menyampaikan bahwa pada musim Haji 2026 (1447 H), untuk pertama kalinya dalam sejarah, jemaah haji reguler Indonesia ditempatkan di hotel mewah berbintang 5 di Madinah. Di antaranya Hilton Madinah, Dallah Taibah, Dar Al Eiman Intercontinental, Millennium Al Aqeeq, Maysan Al Harithia, Sofitel Shahd Al Madinah, Millennium Taibah, dan InterContinental Dar Al Hijra. Seluruh hotel tersebut berada di dalam wilayah Markaziyah (Ring Road) dengan jarak terjauh hanya sekitar 700 meter dari Masjid Nabawi.
Peningkatan kualitas, kata Andre, tidak berhenti di akomodasi. Kualitas katering bagi jemaah haji reguler pun ikut membaik, bahkan dengan harga yang lebih murah.
Andre memaparkan, harga katering tiga kali makan pada tahun 2025 mencapai 40 real. Sementara pada tahun 2026, harga tiga kali makan turun menjadi 36 real, atau terjadi penurunan sebesar 4 real dari tahun sebelumnya.
Meski harga turun, kata Andre, kualitas justru meningkat. Hal ini terlihat dari gramasi atau berat porsi makanan yang diterima jemaah haji reguler. Pada tahun 2025, gramasi nasi sebesar 150 gram, lauk 75 gram, dan sayur 80 gram. Sedangkan pada tahun 2026, gramasi nasi naik menjadi 170 gram, lauk 80 gram, dan sayur 75 gram.
Selain itu, lanjut Andre, terdapat peningkatan pada menu pelengkap. Jika pada tahun 2025 menu pelengkap hanya berupa buah-buahan, maka pada tahun 2026 menu pelengkap ditambah dengan susu dan puding, selain buah-buahan. Susu yang diberikan sebanyak 200 ml dan puding 75 ml.
“Harganya turun, tapi kualitas meningkat. Itu patut diapresiasi,” tegas Andre.
Andre menilai, perbaikan pelayanan haji reguler secara menyeluruh ini merupakan buah dari keputusan Presiden Prabowo membentuk Kementerian Haji dan Umrah. “Pilihan Pak Prabowo untuk membentuk Kementerian Haji dan Umrah adalah pilihan yang tepat. Dan itu terlihat dengan adanya perbaikan pelayanan haji,” ujarnya.





