Jakarta, VIVA – Menteri Pertahanan (Menhan) Sjafrie Sjamsoeddin dan Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto dan Kepala Badan Intelijen Strategis (Kabais) TNI Letjen Robi Herbawan menggelar rapat dengan Komisi I DPR RI, Selasa, 19 Mei 2026.
Ketua Komisi I DPR RI, Utut Adianto mengatakan rapat ini membahas soal perkembangan dinamika geopolitik global hingga pasukan perdamaian di Timur Tengah.
"Ini tema raker kita adalah perkembangan dinamika geopolitik global dan pasukan perdamaian di Timur Tengah," ucap Utut dalam rapat.
Utut menjelaskan, perang di Timur Tengah memberikan dampak yang sangat besar.
"Bahwa perang ini memberi dampak yang luar biasa. Selat Hormuz kami beri tanda khusus karena inilah yang menjadi titik 20 persen dan suplai minyak dunia," tutur dia.
"Jadi, serangan ke Iran, mudah-mudahan tidak membawa kita dalam kesulitan walaupun tentu berdampak. Ini kami gambarkan seperti ini ada sedikit pengurangan minyak di level dunia," sambungnya.
Selain itu, kata Utut, Komisi I DPR RI juga akan membahas soal penempatan pasukan perdamaian di United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL).
"Ini yang kedua pasukan perdamaian. UNIFIL dari delapan ribu akhirnya turun dan kita yang terbesar 754 orang. Dikomandani oleh seorang Mayor Jenderal dari Spanyol dan kita terbanyak 754. Ada berbagai pro kontra di masyarakat untuk menarik, tetapi kita teguh pada undang-undang dasar kita bahwa kita ikut aktif memelihara perdamaian dunia," pungkas Utut.
Rapat kemudian dilanjutkan dengan pemaparan langsung dari Menteri Pertahanan (Menhan) Sjafrie Sjamsoeddin.





