Menhan hingga Panglima TNI Rapat Bareng Komisi I DPR, Bahas Pasukan Perdamaian

viva.co.id
2 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, VIVA – Menteri Pertahanan (Menhan) Sjafrie Sjamsoeddin dan Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto dan Kepala Badan Intelijen Strategis (Kabais) TNI Letjen Robi Herbawan menggelar rapat dengan Komisi I DPR RI, Selasa, 19 Mei 2026.

Ketua Komisi I DPR RI, Utut Adianto mengatakan rapat ini membahas soal perkembangan dinamika geopolitik global hingga pasukan perdamaian di Timur Tengah.

Baca Juga :
Legislator DPR Desak Pemerintah Gerak Cepat Bebaskan WNI yang Ditangkap Israel
Komdigi Blokir 3,4 Juta Situs Judi Online, Perputaran Dana Turun 30%!

"Ini tema raker kita adalah perkembangan dinamika geopolitik global dan pasukan perdamaian di Timur Tengah," ucap Utut dalam rapat. 

Utut menjelaskan, perang di Timur Tengah memberikan dampak yang sangat besar.

"Bahwa perang ini memberi dampak yang luar biasa. Selat Hormuz kami beri tanda khusus karena inilah yang menjadi titik 20 persen dan suplai minyak dunia," tutur dia.

"Jadi, serangan ke Iran, mudah-mudahan tidak membawa kita dalam kesulitan walaupun tentu berdampak. Ini kami gambarkan seperti ini ada sedikit pengurangan minyak di level dunia," sambungnya.

Selain itu, kata Utut, Komisi I DPR RI juga akan membahas soal penempatan pasukan perdamaian di United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL).

"Ini yang kedua pasukan perdamaian. UNIFIL dari delapan ribu akhirnya turun dan kita yang terbesar 754 orang. Dikomandani oleh seorang Mayor Jenderal dari Spanyol dan kita terbanyak 754. Ada berbagai pro kontra di masyarakat untuk menarik, tetapi kita teguh pada undang-undang dasar kita bahwa kita ikut aktif memelihara perdamaian dunia," pungkas Utut.

Rapat kemudian dilanjutkan dengan pemaparan langsung dari Menteri Pertahanan (Menhan) Sjafrie Sjamsoeddin.

Baca Juga :
Tegas! Menkomdigi Pastikan Tak Ada Transfer Data Kependudukan RI ke AS
Nurul Arifin Sororti Deepfake hingga Sextortion, Minta Perlindungan Korban KSBE Diperkuat
Menhan RI dan Jepang Sepakati Kerja Sama Pertahanan Usai Tokyo Longgarkan Impor Senjata

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Baleg DPR Tegaskan Penegakan Hukum Kerugian Negara Harus Pasti dan Adil
• 22 jam lalupantau.com
thumb
Polda Metro Jaya Tangkap Pengedar Sabu 32 Kilogram Jaringan Malaysia
• 19 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Pesan Kiai Niam untuk Jamaah Haji Indonesia Jelang Puncak Haji 2026
• 1 jam lalurepublika.co.id
thumb
Gunung Dukono Erupsi Setinggi 3.000 Meter Pagi Ini, Waspada Ancaman Abu Vulkanik
• 6 jam laluidxchannel.com
thumb
Megawati Bertemu Dubes Kuba-Kuwait, Bahas Dampak Ketegangan Geopolitik
• 9 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.