Beli satu loyang pizza untuk dimakan bareng keluarga atau teman memang selalu jadi momen yang seru. Tapi, pernah nggak sih kamu menyisakan beberapa potong? Entah karena kamu sudah merasa kenyang atau memang sengaja disimpan untuk nanti.
Biasanya, sisa pizza ini kamu simpan untuk kemudian dihangatkan lagi keesokan harinya, bukan? Namun, ternyata pizza yang telah dihangatkan, rasa dan teksturnya tidak seenak pizza baru, ada yang malah jadi lembek, atau ada juga yang terlalu kering.
Meskipun menghangatkan pizza terlihat gampang, kamu perlu beberapa trik agar hasilnya sempurna, sekaligus menjaga bagian pinggirnya tetap renyah seperti baru matang.
Sebab, cara memanaskan pizza itu cukup berpengaruh terhadap tekstur dan rasanya. Kalau dilakukan dengan benar, rasanya bisa tetap enak dan hampir seperti baru saja keluar dari oven.
Nah, berikut ini beberapa cara memanaskan sisa pizza yang bisa kamu coba di rumah, seperti dikutip dari USA Today.
Air fryerAir fryer menjadi salah satu cara paling praktis untuk memanaskan pizza. Hasilnya cepat dan biasanya tetap renyah, sehingga cocok untuk kamu yang tidak ingin menunggu lama.
Caranya pun cukup mudah. Letakkan satu atau beberapa potong pizza ke dalam keranjang air fryer. Panaskan pada suhu sekitar 375ºF selama kurang lebih 3 menit. Kamu juga enggak perlu memanaskan alat terlebih dahulu. Setelah selesai, keluarkan pizza dengan hati-hati dan diamkan sebentar sebelum dimakan agar tidak terlalu panas.
OvenJika tidak memiliki air fryer, oven bisa menjadi pilihan yang sangat baik. Metode ini memang sedikit lebih fleksibel karena kamu bisa menyesuaikan cara dan tekniknya.
Kamu bisa meletakkan pizza di atas loyang, langsung di atas aluminium foil di rak oven, atau di loyang yang ditutup longgar dengan foil. Semua cara ini bisa digunakan. Setelah itu setel oven pada suhu sekitar 350ºF hingga 400ºF, lalu panaskan selama beberapa menit hingga pizza kembali hangat.
KomporCara lain yang sederhana adalah menggunakan wajan atau skillet di atas kompor. Metode ini cocok jika kamu ingin bagian bawah pizza tetap renyah. Letakkan potongan pizza di wajan dan panaskan dengan api kecil hingga bagian bawahnya terasa kering dan sedikit renyah. Setelah itu, tambahkan sedikit air ke dalam wajan (bukan ke pizza), lalu tutup wajan dengan penutup. Uap dari air ini akan membantu melelehkan keju di atas pizza.
Namun, pastikan api tidak terlalu besar agar bagian bawah tidak gosong sebelum keju benar-benar meleleh.
MicrowaveMicrowave bisa menjadi pilihan paling cepat, meski hasilnya tidak akan serenyah metode lain. Agar hasilnya lebih baik, tambahkan sedikit kelembapan saat memanaskan. Kamu bisa meletakkan segelas air di dalam microwave atau menutup pizza dengan tisu dapur yang sudah dibasahi sedikit. Kelembapan ini membantu menjaga agar pizza tidak terlalu kering saat dipanaskan.
Panaskan pizza secara bertahap setiap 30 detik hingga cukup hangat. Cara ini membuat tekstur kerak tetap lembut dan empuk, meski tidak menghasilkan kerenyahan seperti oven atau air fryer.





