REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Warga negara Indonesia (WNI) yang menjadi awak Kapal MT Honour 25 meminta Pemerintah RI segera mengupayakan evakuasi mereka. Terdapat empat WNI di kapal tanker yang tengah dibajak perompak Somalia tersebut. Saat ini Pemerintah RI masih mengupayakan pembebasan mereka.
Video permintaan evakuasi itu viral di media sosial. "Nama saya Wahudinanto, jabatan Chief Officer Honour 25. Saya memohon kepada pemerintah dan perusahaan untuk segera memberikan bantuan," kata Wahudinanto dalam video tersebut.
Baca Juga
Dua Warga Sulsel Disandera Perompak Somalia, Pemprov Beri Pendampingan
Krisis Selat Hormuz Meluas, Somalia Ancam Blokade Kapal Israel di Bab Al-Mandeb
5 WNI Rombongan Global Sumud Flotilla 2.0 Diculik Tentara Zionis Israel, 4 di Antaranya Jurnalis
Bantuan pertama yang diminta Wahudinanto adalah makanan. "Kedua, bantuan evakuasi. Ketiga, bantuan segera negosiasi," ujarnya.
Saat menyampaikan permintaan tersebut, Wahudinanto dalam posisi duduk bersama sejumlah awak Kapal MT Honour 25 lainnya. Selain itu terdapat tiga pria dalam posisi berdiri yang masing-masing dari mereka menenteng senjata laras panjang.
.rec-desc {padding: 7px !important;}
Selain Wahudinanto, terdapat tiga WNI lainnya yang menjadi awak Kapal MT Honour 25. Mereka yakni Ashari Samadikun selaku kapten kapal, Adi Faizal selaku second officer, dan satu awak lainnya bernama Fiki Mutakin.