REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Jurnalis Republika Bambang Noroyono menjadi salah satu korban penculikan Zionis Israel. Wartawan senior yang kerap disapa Abeng itu diculik bersama relawan Global Sumud Flotilla lainnya
.stri Bambang Noroyono, Denisa Tristianty mengaku telah mendengar kabar telah penculikan itu. Ia kini masih menunggu lebih langsung dari otoritas terkait dan berharap sang suami diberikan Kesehatan.
Baca Juga
Timteng Memanas, Laporan: Pakistan Kerahkan 8.000 Tentara dan Sistem Pertahanan China ke Saudi
Biaya Pendidikan Terus Naik, Prudential Syariah Hadirkan PRUTahapan Cemerlang
Tak Hanya Warga Indonesia, Adik Perempuan Presiden Irlandia Juga Diculik Israel
"Saya atas nama istri dan keluarga reporter RepublikaBambang Noroyono alias Abeng, masih dan akan terus menunggu kabar keadaan suami saya tercinta. Semoga, Abeng selalu dalam lindungan Allah Subhanna Wa Ta'ala," tuturnya, Selasa (19/5/2026).
Ia hanya dapat mengingatkan agar Pemerintah Republik Indonesia jangan pernah meninggalkan Gaza-Palestina. Selain itu, ia berharap pemerintah menjaga seluruh Warga Negara Indonesia (WNI) yang berjumlah sembilan orang sebagai partisipan Global Sumud Flotilla 2.0 (2026).
.rec-desc {padding: 7px !important;}
"Republika menugaskan dua wartawan dan semoga kita dapat bertemu kembali segera dalam keadaan sehat wal afiat. Satu lagi adalah Fotografer Republika Thoudy Badai," ujarnya.
"Untuk masyarakat Indonesia, berkah untuk kalian yang belum lelah mendukung Gaza-Palestina supaya dapat terbebaskan dari penjajahan Zionis Israel. Terima kasih, mata dan pikiran kalian masih menuju pemberitaan kemanusiaan untuk Gaza-Palestina."
Lihat postingan ini di Instagram
Sebuah kiriman dibagikan oleh Republika Online (@republikaonline)