Gerakan Nasional Migran Aman Diluncurkan, Pemerintah Perkuat Perlindungan PMI dari Hulu ke Hilir

disway.id
3 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, DISWAY.ID - Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI), Mukhtarudin resmi meluncurkan Gerakan Nasional Migran Aman sebagai upaya memperkuat perlindungan bagi Pekerja Migran Indonesia (PMI) dari proses keberangkatan hingga kembali ke Tanah Air.

Dalam sambutannya di Jakarta, Senin 18 Mei 2026 Mukhtarudin menegaskan bahwa gerakan tersebut bukan sekadar program formal pemerintah, melainkan bentuk nyata kehadiran negara untuk melindungi para pekerja migran Indonesia.

"Pencanangan Gerakan Nasional Migran Aman adalah sebuah langkah yang kami harap bukan hanya menjadi agenda kelembagaan, tetapi benar-benar hadir dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat yang kita layani," ujarnya.

BACA JUGA:bank bjb dan LPK Bahtera Mitra Unggulan Sinergikan Pembiayaan PMI Tujuan Jepang

Ia mengungkapkan, selama periode Januari hingga April 2026, Kementerian P2MI berhasil menggagalkan keberangkatan ilegal sebanyak 1.353 calon pekerja migran.

Selain itu, kementerian juga telah menurunkan 4.213 konten digital berbahaya terkait penempatan ilegal serta menangani 1.173 aduan PMI di berbagai negara.

Menurut Mukhtarudin, kondisi tersebut menunjukkan bahwa perlindungan pekerja migran tidak cukup hanya melalui regulasi, tetapi harus hadir langsung di tengah masyarakat.

"Kondisi ini menegaskan bahwa negara harus hadir bukan hanya melalui kebijakan dan regulasi diatas kertas, tetapi juga hadir langsung di ruang ruang kehidupan masyarakat. Karena itulah, pada hari ini, kita bersama-sama mencanangkan Gerakan Nasional Migran Aman, sebuah gerakan bersama untuk memperkuat pelindungan bagi pekerja migran Indonesia," ungkapnya.

BACA JUGA:Tiga Jenazah PMI dari Taiwan Dipulangkan ke Indonesia, Satu Meninggal di Asrama Kerja

Dalam implementasinya, pemerintah menyiapkan lima strategi utama, mulai dari penyebaran informasi secara masif, mitigasi risiko dan deteksi dini, penguatan kolaborasi lintas sektor, percepatan edukasi hingga tingkat desa, sampai melibatkan purna PMI sebagai agen perubahan.

Mukhtarudin juga menyampaikan bahwa Presiden Prabowo Subianto sebelumnya telah mengarahkan agar kualitas perlindungan PMI terus ditingkatkan sejak pra penempatan, selama bekerja di luar negeri, hingga setelah kembali ke Indonesia.

Selain perlindungan, pemerintah juga mendorong peningkatan kualitas dan kompetensi pekerja migran Indonesia agar mampu bersaing secara global.

BACA JUGA:Wamendagri Bima Arya Ajak HIPMI Dorong Ekonomi Kreatif dan Kemandirian Fiskal Daerah

Menurutnya, pekerja migran bukan sekadar angka statistik, melainkan pejuang ekonomi keluarga yang berkontribusi besar bagi negara.

"Berdasarkan data statistik ekonomi dan keuangan Indonesia Bank Indonesia, remitansi yang dihasilkan Pekerja migran Indonesia tahun 2025 mencapai angka 288 triliun. Dari tangan-tangan mereka, roda ekonomi berputar, desa-desa bergerak, dan bangsa ini memperoleh kekuatan," ujarnya.

  • 1
  • 2
  • »

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Gerakan Nasional Migran Aman Diluncurkan, Pemerintah Perkuat Perlindungan PMI dari Hulu ke Hilir
• 3 jam laludisway.id
thumb
Perancang Busana Modest Ungkap Rahasia Tampil Feminim, Elegan, dan Anggun 
• 11 jam laluerabaru.net
thumb
Foto: Drama Gol Menit Akhir, Persib Kalahkan PSM
• 16 jam lalukumparan.com
thumb
CFD Rasuna Said Jakarta Selatan Resmi Berlaku Mulai 1 Juni 2026
• 19 jam lalutvonenews.com
thumb
Tragedi Kapal Tenggelam di Perak Malaysia: 39 WNI Ditemukan
• 18 jam lalurepublika.co.id
Berhasil disimpan.