Israel Cegat 41 Kapal Kemanusiaan untuk Gaza di Laut Mediterania

kumparan.com
1 jam lalu
Cover Berita

Israel mencegat 41 kapal bantuan kemanusiaan yang sedang menuju Gaza, Palestina, di Laut Mediterania timur, menurut penyelenggara armada bantuan Global Sumud Flotilla (GSF) pada Selasa (19/5).

Penyelenggara menyebut masih ada 10 kapal yang terus melaju menuju Gaza.

Kapal yang paling dekat dengan Gaza, yakni Sirius, disebut berada sekitar 145 mil laut dari wilayah tersebut.

GSF mengatakan armada itu terdiri dari 54 kapal dengan 426 peserta dari 39 negara.

Armada bantuan tersebut berangkat dari Turki selatan pada Kamis (15/5), dalam upaya ketiga mereka mengirim bantuan ke Gaza.

Sebelumnya, dua upaya serupa juga dicegat Israel di perairan internasional.

Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Israel menegaskan pihaknya tidak akan membiarkan armada bantuan menembus blokade laut Gaza.

"Kami tidak akan mengizinkan adanya pelanggaran terhadap blokade laut yang sah atas Gaza," tulis Kemlu Israel di media sosial X, seperti dilansir Reuters.

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan turut mengecam tindakan Israel terhadap armada tersebut.

Berbicara di Ankara pada Senin (18/5) malam, Erdogan menyebut peserta armada bantuan itu sebagai "voyagers of hope" atau "pelaut harapan".

Ia juga menyerukan komunitas internasional untuk mengambil tindakan terhadap Israel.

Sebelumnya, lima WNI dilaporkan hilang kontak karena kapal yang mereka tumpangi dalam misi GSF telah dicegat militer Israel di perairan Siprus.

Dalam rombongan tersebut terdapat tiga jurnalis Indonesia, yakni Bambang Noroyono (Abeng) dan Thoudy Badai (Ody) dari Republika, serta Andre Prasetyo Nugroho dari Tempo.

Dua WNI lainnya merupakan aktivis bernama Andi Angga, dan Rahendro Herubowo (sebelumnya tercantum Rahendro adalah jurnalis iNews namun Pemred iNews Aiman Witjaksono menyatakan Rahendro telah resign dari iNews pada Agustus 2022).

Juru bicara (Jubir) Kemlu RI Yvonne Mewengkang mengatakan, empat WNI lain yang ikut serta dalam misi GSF masih berlayar, namun dalam keadaan rawan ditangkap Israel.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Eks Wamenaker Noel Sesalkan Tuntutan 5 Tahun Penjara
• 13 jam lalurepublika.co.id
thumb
Kemhan Ikut Negosiasi untuk Bebaskan 4 ABK WNI yyang Disandera di Somalia
• 2 menit lalukatadata.co.id
thumb
Megawati Bertemu Dubes Kuba-Kuwait, Bahas Dampak Ketegangan Geopolitik
• 12 jam lalukumparan.com
thumb
Tiga Pelaku Jambret WNA di Bundaran HI Ditangkap, Sudah Beraksi di 120 Lokasi
• 17 jam lalurctiplus.com
thumb
Gelaran Serabi 2026 Dorong 1.800 UMKM Perempuan “Naik Kelas”
• 23 jam lalumedcom.id
Berhasil disimpan.