5 WNI Ditangkap Israel, Pengamat Ingatkan Pendekatan Bilateral Akan Rugikan Indonesia

kompas.com
15 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com - Guru Besar Hukum Internasional Universitas Indonesia (UI), Hikmahanto Juwana mengatakan, pendekatan bilateral akan merugikan Indonesia dalam upaya membebaskan 5 warga negara Indonesia (WNI) yang ditangkap Israel.

"Pendekatan bilateral akan merugikan Indonesia. Bahkan publik Indonesia akan mengkritik pemerintah yang mau berhubungan dengan pemerintah Israel," katanya dalam pesan singkat, Selasa (19/5/2026).

"Ini akan berakibat buruk dalam hubungan antara rakyat dengan pemerintah di dalam negeri," ucapnya lagi.

Untuk diketahui, lima WNI ini sedang melakukan misi kemanusiaan bersama Global Sumud Flotilla untuk memberikan bantuan ke Gaza.

Baca juga: Kemlu RI Desak Israel Bebaskan Semua Awak Kapal Global Sumud Flotilla

Menurut Hikmahanto, pendekatan bilateral akan dimanfaatkan Israel untuk kepentingan mereka, seperti tuntutan agar Indonesia mau membuka hubungan diplomatik dengan mereka.

Sebab itu, Hikmahanto menyarankan agar Indonesia memandang masalah ini pada isu global karena tak hanya WNI yang ditahan, tapi juga warga negara lain yang ikut dalam misi kemanusiaan Global Sumud Flotilla 2.0.

"Masalah penahanan WNI adalah masalah dunia dengan Israel. Oleh karenanya Indonesia dalam melindungi warganya harus bertindak secara koordinatif dengan negara-negara yang warganya ditahan oleh Israel," katanya.

Baca juga: Isi Pesan SOS Jurnalis Tempo Sebelum Ditangkap Angkatan Laut Israel

Menurut Hikmahanto, dalam skenario terburuk, bisa saja pemerintah tidak bisa membebaskan WNI yang ditahan, terutama bila ada sejumlah tuntutan dari Israel.

Dalam situasi demikian, kata Hikmahanto, pemerintah tidak bisa dipersalahkan.

"Bila tidak dapat membebaskan mengingat para WNI yang ditahan sejak awal tahu dan sadar betul konsekuensi yang dihadapi ketika bergabung dengan Sumud Flotila," tandasnya.

Dilansir dari instagram Global Peace Convoy Indonesia, dari Command Center Istanbul, influencer Chiki Fawzi mengabarkan ada lima WNI yang menjadi korban intersep Israel.

Baca juga: Daftar Nama 1 Aktivis dan 4 Jurnalis Indonesia yang Diculik Israel

Pertama adalah Andi Angga Prasadewa dari Rumah Zakat yang menaiki kapal Josef.

Kemudian tiga orang yang menggunakan kapal Ozgurluk, yakni Thoudy Badai, Rahendro Herubowo, dan Andre Prasetyo Nugroho.

Terakhir adalah jurnalis Republika, Bambang Noroyono atau Abeng yang menaiki kapal BoraLize.

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri RI, Yvonne Mewengkang dalam pernyataannya mengungkapkan setidaknya ada 10 kapal Global Sumud Flotilla yang ditangkap oleh tentara Israel.

Baca juga: MUI: Tindakan Israel Tangkap Jurnalis Asal Indonesia Sangat Memalukan

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

Pemerintah Indonesia melalui Kemenlu RI telah mendesak Israel agar melepaskan para WNI yang mereka tangkap.

“Kementerian Luar Negeri mendesak Pemerintah Israel untuk segera melepaskan seluruh kapal dan awak misi kemanusiaan internasional yang ditahan,” bunyi pernyataan Yvonne.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Anang-Ashanty Berangkat Ibadah Haji ONH Plus di Anniversary Pernikahan: Honeymoon Terindah
• 23 jam lalugrid.id
thumb
Prabowo Pidato Besok di DPR, Pertama Kalinya Sejak Masa Kemerdekaan
• 9 jam lalukatadata.co.id
thumb
Setelah 26 Tahun, Revisi UU Desain Industri Akhirnya Digodok, Cek Poin Utamanya
• 7 jam lalubisnis.com
thumb
Ratusan Mahasiswa dan Pelajar Belajar Sistem Pemerintahan Lewat Kunjungan ke Istana Kepresidenan
• 13 jam lalupantau.com
thumb
Ngadu ke DPR, Herawati Mantan ART Erin Mengaku Dipukul hingga Dicekik
• 23 jam lalutabloidbintang.com
Berhasil disimpan.